ABG Asal Caringin Dinyatakan Terinfeksi, Dua Zona Merah Bosel Waspadai Virus Covid 19

ABG Asal Caringin Dinyatakan Terinfeksi, Dua Zona Merah Bosel Waspadai Virus Covid 19

(Foto/Ist: Tim medis penangan Covid 18 ketika melakukan penjemputan status PDP di Desa Tugu Jaya beberapa waktu lalu)

Bogor- Wilayah Kabupaten Bogor Selatan, waspada penularan virus Covid 19. Setelah Kecamatan Tamansari yang lebih dulu menyandang staus zona merah, terbaru wilayah Kecamatan Caringin pun masuk ke 18 zona merah Covid 19.

Seperti disampaikan Bupati Bogor, Ade Yasin, pada Kamis (30/4/2020) malam, empat orang diantaranya seorang Anak Baru Gede (ABG) asal warga Kecamatan Caringin dinyatakan tim dokter positif terpapar virus Covid 19.

" Hari ini empat orang terkonfirmasi positif, satu di antaranya yaitu perempuan usia 19 tahun asal Kecamatan Caringin," jelas Ade Yasin menyampaikan kepada wartawan.

Bupati Bogor itu pun membeberkan, dengan adanya kasus baru warga yang terinveksi di Caringin menambah jumlah 18 kecamatan masuk zona merah dari total 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor.

Dilanjutkannya, dari total 18 kecamatan zona merah, Kecamatan Gunung Putri menjadi wilayah terbanyak pasien Covid 18 dengan jumlah 18 orang. Kemudian untuk zona jumlah pasien terbanyak ke dua, yakni Kecamatan Cileungsi 17 orang.

Kemudian untuk Kecamatan Cibinong 16 orang, Kecamatan Bojonggede 14 orang, Kecamatan Kemang lima orang, Kecamatan Ciampea empat orang dan Kecamatan Citeureup, Kecamatan Tamansari, Gunung Sindur serta Babakan Madang masing-masing tiga orang.

Lalu Kecamatan Tajur Halang dua orang, Kecamatan Parung Panjang, Kecamatan Ciomas, Kecamatan Parung, Kecamatan Ciawi, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Leuwisadeng, dan Kecamatan Caringin masing-masing satu orang.

Nah, kabar baik buat warga Kecamatan Tenjo dan Kecamatan Tanjursari yang dinyatakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, masih bebas indikasi penyebaran virus Covid 19 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Namun demikian, tetap waspada dengan mengikuti arahan pemerintah.

"Kecamatan yang nihil pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif COVID-19, tinggal dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tenjo dan Kecamatan Tanjungsari," beber Ade Yasin yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

Perempuan yang menjadi orang nomor satu dibumi Tegar Beriman itu melanjutkan, sampai Kamis (30/4/2020) malam, diakhir bulan April, Pemkab Bogor mencatat jumlah orang positif terpapar virus Covid 19 berjumlah 118 pasien.

"Total ada 118 kasus positif COVID-19, 13 orang di antaranya sudah sembuh, dan 11 orang meninggal dunia," lanjut Ade Yasin.

Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.320 orang dalam pemantauan (ODP), 997 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.023 pasien dalam pengawasan (PDP), 523 di antaranya sudah selesai diawasi.

Dari 523 PDP yang sudah selesai diawasi, ada sebanyak 31 pasien yang meninggal sebelum dinyatakan positif ataupun negatif COVID-19 melalui hasil tes "swab", pungkas Bupati Ade Yasin. (*)

Egy Firmansyah

Editor: Asep Saprudin