Aksi Duel Pelajar di Parung Tewaskan Satu Korban Warga Jampang

Aksi Duel Pelajar di Parung Tewaskan Satu Korban Warga Jampang

Parung--Aksi Duel Pelajar di Parung Tewaskan Satu Korban Kemang - Aksi duel pelajar terjadi di wilayah Parung pada Kamis petang menjelang malam (6/8). Dalam aksi duel antar pelajar di Bogor menewaskan Wahfi warga Kampung Gang Masjid RT 02, 05 Desa Jampang Kecamatan Kemang, korban dari informasi yang didapat alami luka sabetan cerulit di dada bagian kanan dan punggung hingga alami pendarahan.

 

Sementara pelaku pelajar yang namanya belum diketahui di rawat di RS Duafa dengan kondis koma luka di bagian kepala.

 

Kejadian itu pun dibenarkan Kapolsek Parung Kompol Fuji Anstono bahwa masih dilakukan pendalaman oleh pihak Anggota Reskrim.

 

"Ia betul tapi untuk kronologi lengkap nanti. karena hingga malam ini masih ditangani reserse (Anggota Reskrim,"kata Fuji Anstono saat dikonfirmasi , waratawan media ini, Kamis malam(6/8/2020).

 

Sementara menurut kerabat Korban Erik  ia dan keluarga kaget mendapat kabar korban yang bernama Wahfi (16) yang bersekolah di STM Karya Nugraha Kandang Roda Cimandala Bogor terkapar kena sabetan cerulit. Dan pelaku yang namanya belum diketahui itu merupakan pelajar dari SMK PGRI 1 Bogor.

"Korban informasi bersama temen sekolahnya 6 orang, dan 10 orang dari sana (duel) Magrib setengah 7 di Nepar di tinggalin di bawah pohon singkong sempat di bawa ke Citra insani gak diterima ke duafa gak diterima baru ke sentosa diterima namun korban gak selamat, karena luka yang cukup parah,"kata Erik membeberkan.

 

Korban yang merupakan anak pasangan dari Dadang dan Dewi warga Jampang Kemang itu korban memiliki kepribadian yang pendiam dan baik di lingkungan sekitar.

 

"Kaget dapat kabar kaya gitu, ibu korban sempat pingsan karena gak percaya korban saat dibawa oleh rekan rekan nya saat itu korban mengenakan celana abu, baju sekolah dan switer item,"kata Erik

Sebelum kejadian itu padahal kata Erik Wahfi sempat nongkrong bareng. Bahkan saat itu Korban sempat mengingatkan dirinya untuk pulang dari tempat tongkrongan minimarket.

 

"Saat nongkrong di minimarket dia beberapa kali meminta suaka untuk segera pulang karena udah malam ada tiga kali dia (korban ) minta untuk saya pulang,"pungkasnya. Cep