Alun Alun Empang Bakal Tertata, PKL Pun Aman Berjualan

Alun Alun Empang Bakal Tertata, PKL Pun Aman Berjualan

Bogor- Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, melakukan peletakan batu pertama pembangunan kawasan asri alun-alun Empang, Kota Bogor, persis berdekatan dengan Rumah Sakit Ummi. Rencanannya, penataan dilakukan untuk ruang terbuka hijau dan sarana olahraga bagi fasilitas publik.

"Penataan alun-alun Empang dilakukan atas hasil musyawarah dengan berbagai pihak,"jelas Bima Arya kepada wartawan, Jum'at (31/01/2020). Bima Arya melanjutkan, kendati dilakukakan penataan.

Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan diarea alun-alun aman tidak ditertibkan. Musababnya, dilokasi itu sudah dikenal sebagai tempat penjajak daging kambing.

"Kawasan Empang ini merupakan wilayah yang terkenal dengan penjual daging kambing dan penjual kulinernya,"terang Walikota Bogor dua periode ini.

Politisi PAN itu menambahkan, sambil menunggu pembangun penataan alun-alun Empang Rampung, lokasi penjualan daging kambing dan kuliner direlokasi ke tempat penampungan sementara.

"Konsep kuliner dipindahkan ke dalam, jadi tidak ada yang dipinggirkan. Semuanya difasilitasi didalam ada tempat olahranya. Disini juga ada ruang hijaunya,"kata Bima Arya menyampaikam.

Sementara itu, Najamudin, Direktur Umum Rumah Sakit Ummi Bogor, menyambut baik pembangunan penataan kawasan alun-alun empang yang sudah digulirkan sejak 2016 lalu. "Tujuan utama penataan ini lebih kepada para PKL. Totalnya ada 46 PKL, jadi nanti tidak ada lagi pedagang berjualan disekitar alun-alun. Nanti akan difokuskan didalam menjadi area kuliner termasuk nantinya ada fasilitas olah raga dan ruang terbuka hijau,"terangnya.

Informasinya, alun-alun Empang memiliki luas lahan 2905 meter persegi. Pemkot Bogor membangun melalui dana CSR didapat dari pihak RS Ummi Bogor. (*)

Asep Saprudin