Berharap Sat Damkar Kota Bogor Jadi Dinas

Berharap Sat Damkar Kota Bogor Jadi  Dinas

Bogor- Unit Satuan Pemadam Kebakaran ( Sat Damkar ) yang menjadi sub bidang pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diharapkan terbentuk menjadi lembaga tersendiri oleh Pemerintah. 

Hal itu diutarakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Unit Sat Damkar Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (15/7/2020).

"Saya berharap kedepan, Damkar seluruh Indonesia menjadi dinas, tak lagi menjadi bagian bidang di Satpol PP," harap Marse (Sapaannya,red) menyampaikan kepada pewarta.

Dijelaskannya, harapannya itu dilatar belakangi oleh minimnya sarana dan prasarana Unit Sat Damkar. Sedangkan kinerja dilapangan, lanjut dia, harus bekerja cepat ditengah resiko kobaran api yang mengancam jiwa, baik petugas mau pun warga.

"Agar kedepannya keterbatasan sarana prasarana serta personil dapat segera dipenuhi. Sehingga pelayanan dasar kepada masyarakat sub kebakaran dapat terlayani secara maksimal,"tegasnya.

Di akuinya, saat ini Damkar Kota Bogor perlu penambahan personil. Karena 69 orang petugas sekarang dinilai masik kurang. Sehingga dengan kondisi itu kerap menuai kendala dilapangan.

"Idealnya, seharusnya berjumlah total 150 orang, artinya ada kekurangan petugas hampir seratus orang,"akunya. 

Untuk itu, sambung dia,p adanya penambahan pegawai Unit Sat Damkar tersebut, lantaran diwilayah Kota Bogor yang memiliki enam kecamatan dan 68 kelurahan, rawan terjadi kebakaran.

Berdasarkan informasi yang di himpun, diperkirakan 90 hingga 100 kasus kebakaran terjadi di Kota Bogor tiap. Rata-rata penyebabnya karena konsleting arus listrik. Pada 2019 kemarin, Bogor Timur menjadi wilayah yang sering terjadi kebakaran. Kemudian BogorBarat dan Tanah Sareal serta Bogor Selatan.

"Meski kekurangan personil. Kami tetap berupaya keras untuk memaksimalkan pelayanan,"tukasnya. L

Lea /Asep S