Butuh Rp 110 Miliar Untuk Piala Dunia U-20 di Stadion Pakansari, FIFA Pilih Enam Dari 10 Venue, Lalu Begini Pesan Jokowi ?

Butuh Rp 110 Miliar Untuk Piala Dunia U-20 di Stadion Pakansari, FIFA Pilih Enam Dari 10 Venue, Lalu Begini Pesan Jokowi  ?

(Foto/Ist)

Cibinong- Indonesia resmi ditunjuk menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Piala Dunia U-20 pada 2021. Melalui PSSI, telah menyerahkan 10 daftar stadion untuk melangsungkan ajang pertandingan sepak bola U-20.

Kabarnya dari 10 lokasi lapangan sepak bola, FIFA telah memilih enam stadion, termasuk stadion Pakansari di Kabupaten Bogor. Penetapan stadion tersebut, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memaksa melakukan revisi Rancangan APBD 2020.Itu terjadi lantaran penetapan berlangsung setelah Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) menyelesaikan Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2020. 

RAPBD tahun 2020 yang diparipurnakan DPRD Kabupaten Bogor beserta Bupati Bogor Ade Yasin belum menganggarkan pemeliharaan infrastruktur Jalan Raya Kandang Roda, akses masuk ke stadion Pakansari berikut perawatan dan pemeliharaan guna mempercantik Area Stadion yang jadi kebanggan warga Bogor.

Untuk kelayakan stadion Pakansari menjadi salah satu venue perhelatan Piala Dunia U-20. Pemkab Bogor menghitung kebutuhan anggaran lebih dari Rp 110 miliar. Lalu DPRD Kabupaten Bogor besersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan membahas rencana komposisi anggaran. Langkah itu bertujuan agar Kabupaten Bogor terpilih FIFA menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021.

“Kabarnya Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020 yang  sudah ditentukan dalam KUA-PPAS tidak bisa direvisi, namun itu akan kami kaji dahulu di komisi-komisi DPRD Kabupaten Bogor bersama SKPD  terkait demi suksesnya Stadion Pakansari menjadi venue pertandingan Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang,” ujar Rudy Ketua DPRD Kabupaten Bogor, kepada wartawan, Jumat (1/11/2019).

Sementara, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa, pihaknya telah meminta SKPD agar menyiapkan anggaran guna pembenahan sarana dan prasarana disekitar area stadion Pakansari. Permintaan itu, sambung dia, kareba RAPBD Kabupaten Bogor belum diserahkan ke Pemprov Jabar

“Segera siapkan anggaran untuk melebarkan Pintu Tol Sentul, mumpung RAPBD belum diserahkan ke Pemprov Jawa Barat demi kepentingan nasional. Anggaran itu untuk pemeliharaan Jalan Raya Kandang Roda, mempercantik taman, membenahi sarana prasarana Stadion Pakansari, persiapan bus wisata dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di area Stadion Pakansari. Prakiraan saya dana yang dibutuhkan  lebih Rp 110 miliar dan itu harus ada di APBD murni tahun 2020,” kata Bupati.

Ia menambahkan akan mengandalkan APBD Tingkat II murni dan bukan dari APBD Tingkat I maupun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) karena mepetnya waktu penyelerasan di DPRD Provinsi  Jawa Barat mau pun DPR RI.

"Waktunya mepet karena APBD tingkat II,  I dan APBN akan segera diketuk hingga untuk untuk menyiapkan anggaran untuk pembenahan sarana prasarana Area Stadion Pakansari ini kami mengambilnya murni dari APBD Tingkat II," tambahnya.

Ditempat berbeda, Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto mengakui, dari 10 venue yang diajukan, PSSI menyampaikan maksimal cuma delapan venue. Ternyata FIFA memilih enam stadion yang akan digunakan pada helatan Piala Dunia nanti.

Ada pun venue tersebut diantaranya Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Patriot (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), Stadion Si Jalak Harupat (Soreang), Stadion Manahan (Solo), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).

"Untuk masalah stadion kami berikan pilihan ke FIFA. Akhirnya FIFA memilih 6 dari 10 stadion yang diajukan. Pastinya stadion-stadion tersebut harus memiliki tempat latihan yang sesuai standar FIFA,"imbuhnya.

Di lokasi dan waktu berbeda, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) berkaitan dengan penunjukan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 nanti.

Pesan itu pun langsung ditanggapi oleh Menpora, Zaenudin Amali, dengan membuka Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Sabtu (2/11/2019). Menpora menyampaikan, jika Presiden Jokowi menginginkan timnas merah putih meraih prestasi di Piala Dunia U-20.

Sehingga, kata dia, sukses sebagi tuan rumah juga patut diiringi dengan kesuksesan timnas Garuda Muda Indonesia dalam ajang kompetisi sepak bola dunia U-20 tersebut.

Asep Saprudin

(Dirangkum Dari Berbagai Sumber)