Di Musim Hujan, Pemdes Leuwisadeng Kebut Pembangunan Jalanan

Di Musim Hujan, Pemdes Leuwisadeng Kebut Pembangunan Jalanan

 

Leuwisadeng- Musim penghujan telah tiba, pembangunan infrastruktur jalan dibeberpa titik kampung di Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng terus dikebut . Tujuannya, agar semua program yang menyangkut kebutuhan masyarakat bisa rampung di akhir tahun 2019.

" Tanpa mengurangi kwalitas hingga kini progress pembangunan jalan sudah mencapai kisaran 80 persen." Kata Sekretaris Desa Leuwisadeng, Bahtiar Rivai Kepada wartawan, kemarin.

"Melihat progressnya, akhir tahun kami yakin rampung semua. Meski musim hujan ini, agar tidak terganggu karena cuaca kadang seharian cerah dan pekerjaan pun sengaja dikebut." paparnya.

Menurut informasi yang dihimpun, Dana Desa (DD) tahap 3 tahun ini ada beberapa titik pembangunan jalan, diantaranya peningkatan dari betonisasi ke hotmix Jalan desa (Jaldes) yang berlokasi di Kampung Pasirkarok dilingkungan RW 04 berdiameter Px L 650 x 2,5 meter.

"Termasuk pembangunan hotmix Jalan desa di Kampung Legok Impres RT02 RW 08 sepanjang 360 meter dan lebar 2.7 meter," terang Bahtiar.

Ditambah dengan pengerjaan Jalan lingkungan (Jaling) dengan cara menggunakan Paving block yang terletak di Kampung Pamungguan RT 02 RW 05 Px L, 300 x 1 meter.

" Serta pemasangan Paving block di Kampung Bantarjaya, RT 05 RW 01 sepanjang 300 meter dan lebar 1 meter dan pembangunan Jalan lingkungan (Jaling) yang terletak diKampung Peteuy, RT 02 RW 01 Px L 300 x 1 meter,"ujarnya.

 Semuanya dibangun dan menyebar di berbagai wilayah Kampung, terutama pengerjaan Jalan Desa Pasirkarok dan Kampung Impres yang merupakan jalan poros penghubung.

"Antar desa dan akses antar pemukiman penduduk." tuturnya.

Sementara, Ketua Dusun setempat Adih mengungkapkan, bahwa program pengerjaan insfratruktur diwilayahnya sudah berlangsung beberapa hari kemarin.

 Jadi, kata Adih, jalan-jalan yang sedang dibangun maupun yang sudah rampung, sebelumnya sudah mengalami kerusakan dan tahun sekarang ini lebih dimaksimalkan dalam pembangunannya." pungkasnya.

Arip Ekon