Dilokasi Banjir Villa Nusa Indah, Ade Yasin Minta BBWS Serta Kementrian PUPR Tangani Kali Cikeas

Dilokasi Banjir Villa Nusa Indah, Ade Yasin Minta BBWS Serta Kementrian PUPR Tangani Kali Cikeas

 

Bogor- Cuaca buruk disertai guyuran hujan dengan curah tinggi yang turun diwilayah Kabupaten Bogor, belakangan ini. Menimbulkan terjadinya banjir dibeberapa wilayah, termasuk di Kawasan Perum Villa Nusa Indah, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, hingga tergenangi air sekitar 170 cm yang meluap naik setinggi 600 cm dari Sungai Cileungsi, Minggu (25/10/2020).

Bencana banjir yang menggenangi 22 RW di lokasi Perum Villa Nusa Indah tersebut, secara cepat direspon oleh Bupati Bogor Hj Ade Yasin, dengan langsung meninjau ke lokasi kebanjiran. Setelah melihat kondisi lokasi bencana, Ade Yasin pun menyampaikan harapan, agar BBWS dan Kementrian PUPR secepatnya menyelesaikan persoalan Kali Cikeas dan Kali Cileungsi.

" Karena keduanya berada di Kabupaten Bogor tetapi titik pertemuannya masuk di Bekasi. Jadi Saya minta BBWS dan Kementerian PUPR segera menangani masalah ini dan mudah-mudahan pada bulan November akan ada sosialisasi untuk pembangunan bendungan dan pelebaran sungai, yang tentunya harus juga didukung masyarakat," ungkap Ade Yasin menyampaikan ditengah kegiatan meninjau lokasi banjir.

Kepada masyarakat, Bupati Bogor juga menyampaikan semoga bencana banjir kali ini yang terakhir, karena Pemerintah Kabupaten Bogor terus berusaha melakukan mitigasi setiap persoalan bencana dan di tahun 2021 diharapkan bisa dibangun oleh Pemerintah Ade Yasin juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati menjelang bulan Desember - Januari karena curah hujan cukup tinggi.

"Selalu adakan mitigasi Desa Tangguh Bencana," pungkasnya. Berdasarkan informasi diserap, korban tedampak bencana banjir di perumahan Nusa Indah Desa Kulur sebanyak 22 RW, 5.500 KK dan 22.000 jiwa, korban terancam sebanyak 150 jiwa sudah dievakuasi. Fasum terdampak 19 masjid dan mushola serta Sekolah Akbid Bunda Auni, Sekolah Daarel Salam dan Sekolah Bunda.

Korban mengungsi sebanyak 1.100 jiwa, lokasi pengungsian di Balai Desa, Masjid Baiturahman dan mushola serta rumah warga yang berlantai dua dan rumah kerabat.

Asep Saprudin

Sumber: Diskominfo Kabupaten Bogor