Dituding Kongkalikong, Inilah Bantahan Kabid Pertamanan Kota Bogor

Dituding Kongkalikong, Inilah Bantahan Kabid Pertamanan Kota Bogor

 

BOGOR | fajarbogor.com - Bidang Pertamanan Dinas Perumkim Kota Bogor membantah keras adanya tudingan dari sejumlah pihak bahwa telah terjadi kongkalikong antara Bidang Pertamanan dengan pihak Transmart dalam kegiatan pembolingan sebanyak 18 pohon di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal.

Kabid pertamanan, Agus Gunawan mengatakan, pihaknya tidak ikut campur didalam pelaksanaan pembolingan pohon pohon itu dan pihaknya juga menegaskan tidak melakukan pembolingan tersebut.

"Kita tidak tahu siapa yang melakukan pembolingan itu, yang jelas orang orang yang memboling pohon itu bukan dari kami," ungkap Agus.

Terkait tudingan miring ke Bidang Pertamanan, Agus mengatakan bahwa hal itu tidak benar karena bukan dirinya yang memboling pohon pohon tersebut.

"Yaa tidak benar adanya kongkalikong atau sampai kami diduga korupsi, karena yang melakukan pembolingan saja bukan kami," tegasnya.

Agus menjelaskan, kronologis soal terjadinya penebangan pohon, saat itu ada pihak Transmart mengajukan permohonan untuk menebang atau membowling sebanyak 28 pohon, dan saat itu langsung dilakukan kajian, survei lokasi dan memberikan tanggap saran.

Berdasarkan surat tanggap saran, disarankan jumlah pohon yang boleh dibowling hanya 18 pohon. Tetapi hal itu baru sebatas tanggap saran, beluk kepada ijin menebang atau membowling pohon tersebut.

"Namun praktek di lapangan, pihak Transmart sudah melakukan pembowlingan, padahal ijin nya belum ada. Seharusnya sebelum memiliki ijin resmi dari Walikota, tidak dilakukan dulu pembowlingan. Kita justru aneh sudah ada eksekusi dan yang melakukannya juga bukan dari kami," jelas mantan Kepala UPT Rusunawa ini.

Agus menambahkan, pihaknya juga akan kooperatif dengan Satpol PP yang saat ini sedang menangani kasus trrsebut.

"Informasi apapun yang dibutuhkan, kita siap kooperatif secara terbuka," imbuhnya.*

Reporter I Fadil Novianto