Doa Bapak Ini Mengiringi PetugasTim Medis Covid 19 Asal Bogor

Doa Bapak Ini Mengiringi PetugasTim Medis Covid 19 Asal Bogor

 

Bogor- Petugas tim medis penanganan Covid 19, tengah bekerja keras melawan keganasan virus yang banyak merenggut korban hingga meninggal dunia dan tidak sedikit terinfeksi. Sehingga ditengah pandemi, aktivitas para petugas medis Covid 19 itu bertugas ditengah ancaman virus mematikan tersebut.

Nah, bagaimana tanggapan pihak keluarga ?. Tentunya sebagai orang tua merasa cemas. Seperti penuturan Dahlan Wahyudin (46) warga Padurenan RT 01 RW 01, Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Bapak dari Angga Purnama (21), karyawan disalah satu Rumah Sakit daerah Bekasi, Jabar, mengaku kerap dirundung cemas. Pasalnya, putra ke 2 dari 3 anak hasil perkawinan dengan Sumiati itu, bertugas di Tim Penanganan Covid 19 yang rentan akan ancaman virus tersebut.

"Secara jujur sebagai orang tua pastilah cemas . Namun saya juga bangga jika anak saya bernama Angga Saputra. Turut serta dalam penangan Covid 19. Saya pun hanya bisa mengiringi doa untuk anak saya ini,"jelas Dahlan ketika ditemui dilokasi kediamannya, Senin (18/05/2020).

Angga Saputra menjadi salah satu potret putra Bogor yang bertugas memerangi Covid 19. Ditengah kesibukan aktivitas pria lajang itu pun harus rela bolak balik Bogor- Bekasi dengan menggunakan jalur transportasi Kereta Api.

"Kalau sudah tugas mau gimana lagi. Terpenting bisa jaga diri dan tetap waspada. Begitupun sesampainya dirumah. Karena kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar. Selebihnya menyerahkan diro kepada Allah SWT dan secepatnya wabah ini sirna,"harap Dahlan, yang juga penunggu vila milik seorang dokter di Jakarta.

Sementara itu , Agus Setiadi, putra Bogor lainya yang jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung, mengaku cemas dengan adanya wabah  bagi keluarganya di Bogor.

"Ya, karena saya baca berita virus ini diduga sudah sampai ke kampung halaman. Jadi wajarlah ada rasa khawatir kepada orang tua dan keluarga. Kalau disini saya bekerja dengan enjoy, meskipun harus menggunakan seragam mirip astronot,"balas Agus, putra asli Benteng Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, ketika dihubungi belum lama ini.

PNS, jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) itu menambahkan bahwa, penyebaran virus Coronadi Kabupaten Lampung tidak terlalu mengkhawatirkan. Berbeda dengan wilayah tetangga, yakni Kota Lampung.

 "Sepertinya tahun ini tidak bisa mudik ke Bogor, gara gara pandemi belum juga sirna. Semoga masyarakat tergugah untuk mengikuti arahan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran,"imbuh ayah dua anak tersebut.

Perlu diketahui, kasus pasien tertular virus Corona di Indonesia ada penambahan berjumlah 489 orang. jumlah itu merujuk pada data yang dihimpun ,Minggu (17/5/2020) kemarin, pukul 12.00 WIB.

Seperti disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, dengan adanya penambahan itu jadi berjumlah 17.514 kasus pasien terjangkit virus yang masih dicari obatnya.

"Konfirmasi kasus Covid-19 positif naik 489 orang, sehingga total menjadi 17.514 orang," ujar Yuri, ketika menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (17/05/2020) sore.

Dia juga menjelaskan, ada penambahan jumlah pasien yang sembuh paska dinyatakan positif terpapar Covid 19. Angka penambahan itu berjumlah 218 pasien. Itu dinyatakan sembuh setelah dua kali dilakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) menunjukkan negatif virus corona.

Jadi menurutnya, total ada 4.129 pasien Covid-19 yang sembuh. "Kasus sembuh meningkat 218 orang, sehingga total menjadi 4.129 orang," kata Yuri menyampaikan.

Lalu, lanjut dia, ada juga penambahan kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Ada penambahan 59 pasien Covid-19 yang meninggal dalam periode 16 - 17 Mei 2020. Total, ada 1.148 pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Indonesia.

"Kasus meninggal 59 orang, total menjadi 1.148 orang," ucapnya.(*)

Asep Saprudin