Hayo, Ketahuan Janjian Mau Tauran Bawa Sanjam, Puluhan Oknum Pelajar Diamankan Polisi

Hayo, Ketahuan Janjian Mau Tauran Bawa Sanjam, Puluhan Oknum Pelajar Diamankan Polisi

 

CITEUREP I fajarbogor.com- Jajaran Polsek Citeureup, Kabupaten Bogor, menggalkan aksi tauran antar pelajar di Kampung Sabur, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup. Puluhan oknum siswa saling berjanjian untuk melakukan aksi tauran akhirnya di giring ke kantor Polsek.

"Lebih gilanya siswa tersebut sudah janjian ditempat yang telah disepakati untuk bertemu dan tawuran .Beruntung sebelum pecah tawuran sudah keendus aparat sehingga tawuran gagal. Dari sejumlah siswa yang tertangkap turut diamankan pula senjata tajam (Senjam),'jelas Kapolsek Citeureup kompol Darwan, Sabtu 25 Agustus 2018 di ruang kerjanya.

Di tambahkannya, sebanyak 25 pelajar sari salah satu sekolahan di amankan, terdapat seorang siswa di dapati membawa senjam berjenis celurit.

"Mereka berjanjian melakukan aksi tauran pada pukul 19:00 WIB malam.  Ada 25 siswa Smk Pancakarya yang ditangkap, 1 siswa membawa senjata tajam berupa clurit akan diproses lebih lanjut,"tambahnya.

Dari pengakuan mereka, lanjut dia, rencananya hendak tawuran dengan SMK Putra Bangsa. Berung aksi itu terendus petugas kepolisian sehingga terhindar jatuhnya korban.

"Tetapi saat kami dalami lagi, ternyata sebagian sanjam yang mereka bawa telah dibuang, ketika mengetahui kedatangan aparat. Dan diduga tawuran ini dimotori oleh sejumlah senior dan alumi masing-masing sekolahan,"lanjut dia.

Kini jajaran Polsek Citeureup tengah mencari para alumni yang menjadi dalangnya. Karena telah menghasut adik kelas untuk melakukan aksi yang melanggar aturan sebagai pelajar.

" Senior atau para alumi adalah dalang  tawuran, kami polisi akan menindak tegas keterlibatan para senior dan alumi tersebut. Saya berharap siapapun senior atau alumi yang menghasut dan menyuruh adik- adiknya untuk melakukan tawuran segera bertobat, dan tidak lagi mempengaruhi kembali,"imbuhnya 

 Sementara Sekcam Citeureup Farid Marup, meminta Polisi untuk mengusut tuntas dan menangkap para senior atau alumi yang menjadi provokator. Sebab bila di biarkan khawatir aksi tauran akan menelan korban jiwa.

" Alumi atau senior biang keladi harus segera ditangkap dan diproses. Adanya Keterlibatan para senior dan alumni sekolah yang meprovokasi untuk melakukan tawuran kepada juniornya harus menjadi perhatian khusus aparat polisi.Karenanya Segera ditindak tegas sehingga tidak lagi ada tawuran.pungkasnya.

Reporter: Toro