JOKOWI KW Hadir Di Tengah Pernyataan Sikap Rejo 99

JOKOWI KW Hadir Di Tengah Pernyataan Sikap Rejo 99

BOGOR I fajarbogor.com- Kehadiran pria berwajah mirip Jokowi menjadi perhatian para peserta yang hadir di acara Relawan Jokowi (Rejo 99) yang di komandani politisi senior Rudi Harsa Tanaya (RHT), Jum'at 27 April 2018 di BNR, Kota Bogor.

Lelaki yang mengenakan kemeja putih itu pun di serbu sejumlah tamu undangan. Mereka pun ber foto bareng dengan Jokowi KW yang di ketahui bernama Reza Sri Mulyani.

"Ayo buruan foto, sebelum Jokowi KW berangkat,"ajak Eko Octa salah seorang peserta mengajak rekanyan.

Sementara acara sikap dukungan Rejo 99 yang juga di hadiri oleh pasangan Walikota dan Wakilwalikota Bogor Dadang Danubrata-Sugeng Teguh Santoso dan calon wakilgubernur Jabar Anton Charliyan tersebut, mengikrarkqn dukungannya.

Inilah isi sikap dukungan Rejo untuk Jokowi menjadi presiden 2 periode di Pilpres mendatang.

Kami, dari Relawan Jokowi (Rejo) 99 yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat, diantaranya seperti dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwarkarta, Kabupaten Bandung, Kota Bandung dan seterusnya, hari ini, Jumat 27 April 2018, berkumpul di Kota Bogor untuk menyatakan sikap kebulatan tekad bersama. Sebutan Rejo 99 berawal dari kesatuan juang sejumlah simpatisan hingga kader partai yang pernah ikut bersama memenangkan PDI Perjuangan pra 99.

Juga, ikut bersama mendampingi Jokowi saat gelaran Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014. Jokowi, bagi kami merupakan inspirasi anak bangsa di negeri ini yang telah mengenalkan makna kepemimpinan selaras nilai Pancasila yang berpihak pada rakyat.

1. Dia, Jokowi merupakan seorang sosok pemimpin muslim yang bhinekais. 2. Memanusiakan sesama anak bangsa tanpa membedakan latarbelakang, memilih setia hidup sederhana dan menjauhkan diri dari kemewahan dan gemar blusukan demi mengikat silaturahmi semangat bersaudara.

3. Berkomitmen menjaga persatuan NKRI dari perpecahan ditengah deraan fitnah, cibiran hingga hujatan para pembencinya.

4. Mengedepankan musyawarah sebagai ciri ketimuran bangsa Indonesia.

5. Membudayakan sikap kepedulian sosial, berbagi pada sesama, sesuai sila kelima Pancasila.

Hadirnya Jokowi, juga menyadarkan bangsa ini bahwa, seorang pemimpin tak harus lahir dari kalangan berada.

Hal itu dibuktikan dari perjalanan karirnya yang berangkat dari rakyat jelata. Jokowi, yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo berasal dari keluarga sederhana. Beragam kesulitan ekonomi pernah dilalui saat masa kecilnya. Jokowi kecil pernah membantu orang tuanya berdagang, mengojek payung, hingga jadi kuli panggul untuk membiayai keperluan sekolah dan uang jajannya sendiri hingga akhirnya mengenyam pendidikan di Universitas Gajah Mada, jurusan kehutanan. Pada tahun 2005, Jokowi mulai terjun ke dunia politik.

Ia diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan maju sebagai calon walikota Surakarta karena dianggap sebagai sosok yang sukses dan pintar. Cerita sukses seorang anak rakyat jelata diawali Jokowi saat ia menang dalam pilkada di Solo dengan prosentase suara sebesar 36,62%.

Perubahan drastis pun dilakukan Jokowi untuk Solo, hanya dalam waktu singkat. Beberapa pencapaian hebatnya adalah keberhasilan membangun pasar tradisional baru, termasuk pasar barang antik dan pasar peralatan rumah, membangun city walk sepanjang 7 km dengan trotoar lebar untuk pejalan kaki sepanjang jalan utama Solo, membangun Solo Techno Park, yang membantu mendukung proyek mobil Esemka Indonesia, dan masih banyak lainnya.

Prestasi itu membuat Jokowi diajukan untuk jadi gubernur ibu kota Jakarta pada tahun 2012 dan menjadi presiden setelah unggul di pilpres 2014 silam. Pada era kepemimpinan Jokowi sebagai Presiden RI, beragam kemajuan pun dirasakan semua bangsa. Dan, hal itu menegaskan, perjalanan kita anak bangsa bersama Jokowi untuk mensejahterakan negeri harus diteruskan. (Diucapkan bersama) Dengan ini, kami yang saat ini berdiri disini, relawan Jokowi (Rejo) 99 yang berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumai, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Majalengka dan seterusnya, menyatakan ikrar bersama :

1. Akan mengawal Jokowi di pencapresan 2019.

2. Akan setia bersama berjuang dari kita, oleh kita, untuk Indonesia, dengan kepemimpinan Jokowi.

3. Menyatakan sumpah bersama menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 45 dan keutuhan NKRI.

4. Menegaskan, satu kebulatan suara, Jokowi 2 periode

Salam Indonesia Jaya

Rudi Harsa Tanaya

K e t u a

 

Rilis I Asep S