Kecewa Dicuekin Pengembang, Puluhan Warga Ontrog Proyek Perumahan Panorama Lido

Kecewa Dicuekin Pengembang, Puluhan Warga  Ontrog  Proyek Perumahan Panorama Lido

 

Cigombong- Lantaran kecewa tidak dapat menemui pihak perusahaan, puluhan warga Ciburuy yang berdemonstrasi dengan mengontrog lokasi proyek pembangunan kawasan Perumahan Panorama Lido di RT 03 RW 04, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020), mengancam akan memblokir jalan masuk ke area proyek perumahan.

"Kami tambah kecewa dan akan memblokir jalan. Padahal kami sebagai warga hanya ingin dilibatkan dalam pengerjaan proyek pembangunan perumahan ini. Masa yang kerja disini warga luar,'kata Dede Awaludin, perwakilan warga menyampaikan ditengah aksi unjuk rasa diarea proyek pembangun perumahan Panorama Lido.

Ditambahkannya, dengan sikap cuek perusahaan yang tidak merespon tuntuntan warga yang berunjuk rasa tersebut, kata dia, seolah-olah pihak pengembang memandang sebelah mata dengan tidak merespon aspirasi masyarakat setempat.

"Saya sebelumnya sudah memberitahukan bila warga akan datang ke sini. Niat kami hanya ingin beraudensi. Tapi malah tidak ada seorang pun perwakilan. Tapi bila kami tidak di prioritaskan, maka tiap hari akan demo seperti ini," ancamnya yang diamini oleh warga lainya dilokasi itu.

Dijelaskannya, sebelum berunjuk rasa dengan mendatangi gudang penyimpanan bahan material dilokasi proyek yang diketahui kosong, pihaknya mengakui jika warga kerap berkomunikasi hingga difaslitasi oleh pemerintah desa setempat.

"Waktu itu RT, RW, Dusun hingga kepala desa melakukan pertemuan bareng perwakilan perusahaan. Bahkan ajuan warga pun sudah disepakati dan pak kades pun menandatangani. Tapi kok sekarang sikapnya seperti ini,"keluhnya.

"Intinya kami minta warga disini di prioritaskan. Karena kurang direspon, kami terpaksa mendemo. Dalam bukan mau rusuh, juga bukan minta uang tapi meminta pekerjaan. Intinya jika tidak juga direspon dengan berat hati kami demo tiap hari dan memblokir jalan,"tegasnya.

 Sementara itu berdasarkan pantauan dilokasi, warga yang datang pada pukul 10:00 WIB itu tidak dapat menemui perwakilan perusahaan. Karena gudang tempat penyimpanan material dalam ke adaan kosong tanpa pegawai.

Bahkan diarea lahan proyek pembangunam perumahan Panorama Lido yang masih berupa tanah datar tersebut, tidak nampak adanya aktivitas pengerjaan pembangun.

Berdasarkan keterangan warga lokasi itu awalnya lahan basah pesawahan. Sekira lima bulan ke belakang dilakukan perataan tanah menggunakan alat berat.

Kemudian Agri, pihak pengembang tidak membalas konfirmasi yang dikirim melalui pesan singkat aplikasi whatsaps meski sudah dibaca.

 

Liputan : Agy Firmansyah

Editor : Asep Saprudin