Korban Tewas Terkubur, Galian Golongan C Pasir Pogor Terancam Ditutup

Korban Tewas Terkubur, Galian Golongan C Pasir Pogor Terancam Ditutup

Cijeruk- Diduga galian golongan C ilegal yang berlokasi di Kampung Pasir Pogor, RT 01 RW 02, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mengalami longsor. Peristiwa itu pun memakan korban seorang penambang Enoh (40) tertimbum tumpukan material hingga meninggal dunia, Rabu (18/12/2019).

"Kejadian yang menewaskan penggali bukan sekarang saja. Yang saya tahu lima tahun lalu, adiknya. Kini kakanya Enoh yang tertimbun tanah galian golongan C ini yang disinyalir tak jelas izinnya,"terang Habri Aryansyah Kasie Trantib Kecamatan Cijeruk saat ditemui dilokasi, Rabu (18/12/2019).

Dilanjutkannya, dengan adanya peristiwa tersebut, pihaknya akan merekomendasikan penutupan galian golongan C liar tersebut.

"Dengan adanya kejadian seperti ini hingga menewaskan orang. Mau tidak mau semua galian C yang ada diwilayah Kecamatan Cijeruk harus ditutup. Apalagi kerap sudah banyak terjadi makan korban,"terangnya.

Disampaikanya juga, lokasi golongan C yang ada diwilayah Kecamatan Cijeruk tidak jelas perizinannya. Sehingga dengan adanya korban itu menjadi pelajaran yang berharga.

"Untuk semua galian C yang masih aktivitas itu semuanya tidak ada ijin, maka kami bersama anggota Pol PP dengan adanya korban tertimpa longsor dilokasi galian c merasa terkecoh. Sampai sekarang kami belum tahu pengembangnya siapa dan kronologis kejadiannya seperti apa,"akunya.

Terpisah Kades Cipelang Hasan menambahkan, pihaknya selalu memberi imbauan agar pemilik lokasi galian waspada saat musim hujan tiba. "Kami selalu melakukan himbauan setiap setahun sekali kepada pemilik galian Cuntuk berhati-hati dalam melaksanakan pekerjaannya,"tambahnya.

Dia pun mengaku kecolongan dengan adanya insiden warga yang tertimbun longsor. Bahkan pihak pemilik lokasi golongan C yang diketahui berinisial MJ, seolah menutup-nutupi kejadian tersebut.

"Untuk kejadian yang sekarang kami dan Tim SAR dari Kabupaten Bogor juga merasa kecolongan, karena pas datang kelokasi longsor korban sudah diamankan dan dibawa kerumahnya,"ujarnya.

Sementara itu, terpantau dilokasi galian tidak nampak aktivitas pertambangan. Hanya saja terlihat tumpukan material longsor dilokasi tersebut.

Terpisah, Dayat perwakilan dari keluarga duka mengaku pasrah atas kejadian yang menimpa Enoh yang meninggalkan seorang istri dan dua anak tersebut. Jasad Enoh pun rencananya akan dikebumikan di TPU keluarga.

"Dan kami dari pihak keluarga minta kepada pemilik galian C untuk bertanggung jawab atas meninggalnya keluarga saya, yaitu di modalin dari awal nyampai beres pengurusan jasadnya,"pinta Dayat dikediamannya di Kampung Cihideng Rw 07 Desa Cipelang, kecamatan Cijeruk.

Egi Firmansyah I Asep Saprudin