Masalah Piutang, Ormas dan LSM di Ciampea Nyaris Bentrok

Masalah Piutang, Ormas dan LSM di Ciampea Nyaris Bentrok

 

CIAMPEA - Disinyalir karena masalah hutang piutang antara warga Ciampea dan Bank Keliling terjadi keributan  di Kampung Tegal RT 02, RW 06, Desa Tegal, Kecamatan Ciampea. Keributan itu bermula dari salah satu  Petugas Bank Keliling yang mengenakan Kaos Ormas bernama Sahanto warga Pangkalan Jaya RT 06 R W 02 Cibuluh,Kota Bogor dengan Nasabah Bank Keliling Ajat warga Desa Ciampea. Senin (18/02/19).

Seperti disampaikan Kepala Desa Ciampea Suparman bahwa ada Bank Keliling masuk Ciampea dengan cara tidak sopan terus terjadi lah keributan dengan nasabah. Sehingga bank Keliling yang mengaku anggota Ormas itu di pukul Ajat nasabah yang ditagih bank Keliling itu.

"Ajat gak seneng karena tersinggung dengan cara menagihnya tidak dengan sopan meneriaki istrinya katanya mau kabur. Ajat kesal hingga memukul Korban yang langsung dilarikan ke  rumah sakit,"kata Suparman, kepada fajar bogor.com, Senin malam (19/02).


Namun usai aksi keributan pada Senin sore puku 16.30 Wib. Sambung Suparman Bank Keliling yang mengaku anggota ormas itu mungkin bilang ke anggota yang lainya sehingga terjadilah penyerangan ke sini dan salah sasaran merusak posko LSM yang ada disini.

"Jadi ini salah sasaran. Warga dari semalam siaga. Tapi sudah saya suruh pulang,"ujarnya.

Kapolsek Ciampea Kompol Bektiyana mengatakan pihaknya setelah melakukan pengamanan dugaan akan dilakukan penyerangan balik. Namun anggotanya bersama Koramil Ciampea bersiaga. Sehingga situasi aman dan kondusif.

Terhadap kejadian itu Kapolsek masih melakukan Lidik. Karena korban masih dilakukan perawatan di rumah sakit belum bisa dilintasi keterangan.

"Untuk pelaku sudah kita kantongi korban dan  diharapka bisa segera ditangkap,"pungkasnya.

Akhtar Rendra