Menparekraf, Wisnutama Sanjung Potensi Wisata Bogor

Menparekraf, Wisnutama Sanjung Potensi Wisata Bogor

Cibinong – Saat membuka Welcome Party and Opening Ceremony Asian Championship 2019 di area panjat tebing Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (6/11/2019), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio memuji potensi wisata diranah Bogor.

“Potensinya luar biasa, tinggal bagaimana Kabupaten Bogor ini menjadi daya tarik bukan hanya untuk wisatawan Indonesia, tapi juga wisatawan mancanegara,” ujarnya kepada wartawan.

perekonomian. “Yang bisa kami lakukan dengan mensuport. Mari kunjungi Kabupaten Bogor, banyak objek wisata yang menarik,” kata Wishnutama.

Dia berharap, ke depan sektor ekonomi kreatif bukan hanya bisa dirasakan oleh orang-orang perkotaan, melainkan juga di pelosok desa setiap daerah.

Dilokasi sama Bupati Bogor, Ade Yasin di tempat yang sama mengatakan bahwa Kabupaten Bogor memiliki segudang potensi di bidang olahraga dan pariwisata.Itu yang membuatnya membranding Kabupaten Bogor sebagai The City of Sport and Tourism.

Beberapa potensi pariwisata Kabupaten Bogor seperti wisata alam, wisata sejarah, wisata pendidikan, wisata budaya, Geopark Pongkor, dan wisata buatan lainnya.

Sedangkan fasilitas olahraga bertaraf internasional seperti Stadion Pakansari, Pakansari Sport Climbing, Venue Laga Tangkas, Sirkuit Internasional Sentul, 11 lapangan golf bertaraf internasional, serta venue sport Paralayang di Puncak Cisarua.

“Untuk mendukung program tersebut, Kabupaten Bogor tengah melakukan pembenahan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, eksplorasi destinasi baru melalui event-event olahraga baik prestasi maupun rekreasi serta Festival Budaya bertaraf internasional,” kata Ade Yasin.

Ia berharap, ikhtiarnya memajukan bidang olahraga dan pariwisata Kabupaten Bogor membuahkan hasil yang manis seperti yang telah ia targetkan, yaitu meningkatkan angka kunjungan wisatawan dari 7,3 juta orang per tahun menjadi 10 juta orang per tahun pada tahun 2023. 

Asep Saprudin