Mie Ayam Baso Babadak 67, Pikat hasrat Tua Muda Jadi Ketagihan Gurihnya

Mie Ayam Baso Babadak 67, Pikat hasrat Tua Muda  Jadi Ketagihan Gurihnya

Bogor- Bagi para peselancar kuliner penikmat menu jajanan bakso Kota Bogor, rasanya kurang lengkap jika belum mengunjungi kios Bakso Babadak 67, berlokasi di Jalan Raya Tajur, tepatnya Gang Babadak Nomor 67, Desa Sindang Rasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Musababnya, Bakso racikan Bang Dewo yang cukup dikenal oleh penikmat jajanan berkuah tersebut, memiliki demensi rasa yang membuat wisata rasa menjadi sempurna. Jadi jangan heran jika pembeli yang tadinya hanya sekedar mencoba, akan tergoda kembali menikmati sajian lezat Bakso Babadak.

"Semula penasaran aja sama cerita teman. Eh, jadinya sekarang mah ketagihan dan hampir tiap hari jajan Bakso Babadak. Kalau menurut saya kuah dan bakso disini gurihnya enak sekali,"ungkap Fitri seorang warga Gang Pala Tajur, Kota Bogor, ketika dihampiri disela-sela menikmati jajanan Baso Babadak yang digemarinya, Kamis (14/11/2019).

 Mungkin karena racikan bumbu dari rempah-rempah yang membuat kuah dan rasa bakso nikmatnya kian melekat dilidah. Sehingga pengunjung pun tiap hari rela mengantri demi Bakso Babadak, juga memiliki cabang di Jalan Malabar, Bogor Tengah, persisnya belakang Rumah Sakit PMI, Kota Bogor.

"Kalau ingin makan bakso saya ajak istri dan anak disini. Ya, paling seminggu tiga kali. Kalau ditanya alasannya kenapa datang kesini?, saya rasa jawabannya Baso Babadak ini enak. Selain kuah dan aroma bumbunya, baksonya enak sekali. Makanya Bakso Babadak udah kayak tempat jajanan keluarga,"aku Dedi Jumhana, pengunjung yang datang membawa keluarga.

"Gimana ya, pokoknya yang suka banget sama bakso pasti kesini. Ya, terkadang harus sabar menunggu kalau lagi ramai. Biasanya pengunjung penuh dihari libur. Kalau warga sini mah sudah pada hapal Bakso Babadak paling enak,"terang Rina yang datang bersama tiga temannya, sama sama mengenakan seragam SMA.

Sementara itu, terlihat jelas para pembeli baso hilir mudik secara bergantian datang dan pergi. Kursi-kursi yang tersedia dilokasi itu nampak penuh oleh para penikmat Bakso Babadak. Selain muda mudi, pelanggan bakso ditempat itu pun banyak dari kalangan tua, pria mau pun wanita.

Pelaku usaha yang dikenal dengan brand Baso Babadak 67, Dewo, tertangkap mata tengah sibuk melayani pesan bakso dari pembeli yang tidak ada matinya. Dengan cekatan kedua tangannya kompak menabur bumbu yang dimasukan ke dalam deretan mangkok berisikan mie, sayuran.

Aroma kelezatan pun tercium menggoda selera ketika air kuah serta baso dituangkan ke dalam mangkok. Kecap, cuka, saos dan lada serta sambal menjadi pelengkap "ritual" Bang Dewo, menyambut datangnya rezeki dara para penikmat bakso.

"Alhamdulillah, Baso Babadak selalu ramai oleh para pengunjung. Seperti terlihat sekarang suasana pembeli tiap hari seperti ini. Terkadang kalau hari libur suka ada tambahan tenaga,"kata Dewo yang baru saja menemukan waktu luang ditengah sibuknya aktivitas.

Alumni SMAN 6 Kota Bogor angkatan 93 itu mengakui, usaha bakso yang dirintisnya dua tahun lalu menjadi ladang pundi-pundi. Proses yang dilakoninya pun tak semudah membalikan tangan. Berkat kegigihannya, Bakso Babadak pun telah beranak pinak dengan membuka cabang di bilangan Jalan Malabar, belakang PMI Kota Bogor.

Alhasil, baso yang dibuatnya sendiri dapat menghabiskan 15 -20 kilo gram daging sapi tiap hari. Untuk menjaga kualitas rasa bakso yang lezat serta sehat. Dirinya pun menggunakan bahan racikan bumbu dari ragam jenis komoditi hasil bumi yang jadi penyedap rasa. Dewa pun menghindari penggunaan bahan-bahan kimia yang membahayakan kesehatan pelanggannya.

Jadi rasa bakso yang lezat saat dikunyah dalam mulut, berbahan daging sapi segar. Ada pun kuah gurih yang membuat keranjingan lidah, ke istimewaan Bakso Babadak, hasil perpaduan bumbu yang diracil sedemikian rupa. Sayangnya bumbu yang jadi "pembius" pelanggannya itu tidak disebutkan secara spesipik. Dimaklumi lantaran racikan bumbu tersebut merupakan formula dalam menjaga aroma nikmat dan dikunyah lezat.

Surif Santoso/Asp