MK Kabulkan Gugatan Kubu JADI, Mungkinkah Pilbup Bogor Di Ulang?

MK Kabulkan Gugatan Kubu JADI, Mungkinkah Pilbup Bogor Di Ulang?

Foto: istimewa

BOGOR I fajarbogor.com- Hasil Pilkada Kabupaten Bogor 2018, tinggal menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, paska hasil pleno KPUD Cibibong, salah satu kubu paslon bupati dan wakilbupati Bogor yakni Jaro Ade-Inggrid Kansil (JADI) melakukan gugatan ke MK. 

Dari informasi yang di serap media online ini, Senin 23 Juli 2018 gugatan permohonan perkara perselisihan hasil Pilbup Bogor oleh tim kubu paslon JADI  di kabulkan MK. Sehingga sengketa Pilkada Kabupaten Bogor membuka babak baru.

Sementara Herdiyan Nuryadin salah satu pengacara dari AWK Law Firm menjelaskan  setelah ditelaah, hakim MK telah memutuskan melalui surat akta registrasi perkara konstitusi nomor 28/3/PAN.MK/2018  bahwa gugatan pemohon pasangan JADI kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor sebagai termohon telah memenuhi syarat. 

"Dengan terpenuhinya syarat maka gugatan permohonan perselisihan hasil Pemilihan Bupati - Wakil Bupati Bogor kepada temohon KPU Kabupaten Bogor sebagai termohon akan dilanjutkan," kata Herdiyan Nuryadin kepada wartawan, Senin 23 Juli 2018.

Dia menerangkan sidang pemeriksaan pendahuluan di MK akan dimulai pada Kamis 26 Juli 2018 dan hasil keputusannya paling lambat Jumat 14 September 2018 mendatang.

"Sesuai Pasal 50 Aya (1) PMK 5/2017, penyelesaian PHP Pilkada harus diputus dalam tenggang waktu paling lama 45 hari kerja sejak diregistrasi atau tepatnya 14 September 2018 mendatang," jelasnya.

Ssmentara itu, salah satu Komisioner KPU Kabupaten Bogor Akhmad Munjin menyatakan jajarannya siap mengahadapi persidangan gugatan perselisihan suara di Pilbup Bogor.

"Kami dibantu kuasa hukum negara yaitu Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor sudah mengantisipasi kemungkinan pengadilan perkara perselisihan suara di MK," ucap Munjin.

Terkait kemungkinan terjadinya Pilbup Bogor diulang, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda ini menjelaskan, Pemkab Bogor nantinya akan menganggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Bersama Pemkab Bogor kami hanya menggarkan Pilbup Susulan karena adanya peristiwa  bencana. Kalau Pilbup Ulang itu belum kami antisipasi sebelumnya. Tetapi kedepan kami akan anggarkan dalam APBD Kabupaten Bogor," paparnya.

Terpisah, Jaro Ade bersama Inggrid Kansil telah menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini pada kuasa hukum, dan demi menjaga amanah yang telah diberikan oleh masyarakat maka perjuangan akan terus dilakukan melalui prosedur yang berlaku.

"Mari kita berdoa agar kuasa hukum berjuang di MK diberikan kemudahan dan kelancaran. Saya juga meminta agar masyarakat maupun tim pendukung untuk tetap menjaga kondusifitas di Kabupaten Bogor dan bersabar sambil berdoa yang terbaik agar perjuangan demi membahagaikan rakyat ini cepat terwujud," harap Jaro Ade. 

Reporter : Agus Apih I Asep