Nah Loh, Kenapa Sang Mantan Demonstran Kesal Sama Pendemo?. Ternyata Begini Toh Curhatannya ?

Nah Loh, Kenapa Sang Mantan Demonstran Kesal Sama Pendemo?. Ternyata Begini Toh Curhatannya ?

 

DESTA LESMANA warga kelahiran Gadog, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terbilang aktif dalam berbagai kegiatan semasa kuliah, termasuk rajin mendemo kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilainya tak pro rakyat.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor, yang baru saja melepas masa lajangnya itu pun mengakui, jika saat menggelar aksi unjuk rasa selalu berusaha menjaga kepetingan umum, meski terkada bakar ban bekas menjadi "ritual" dalam setiap aksinya turun ke jalan.

Namun siapa sangka, tiba-tiba Desta, sapaan akrabnya, yang terjebak ditengah aksi massa Mahasiswa yang mendemo UU Cipta Kerja depan Istana Bogor, belum lama ini. Membuat dirinya merasa jengkel hingga uring-uringan.

Nah loh, masa mantan sang demonstran jengkel sama pendemo?. Terungkaplah dalam curhatan yang disampaikan Desta, jika alasan kejengkelannya itu lantaran pengunjuk rasa memblokir jalan yang dilaluinya. Jadi bukan melarang aksi parlemen jalanan untuk mengemukan pendapat dimuka umum.

"Saya sebagai warga Bogor ber KTP Kota Bogor mengecam tindakan arogan mahasiswa yg Demo didepan istana Bogor kemarin, dengan memblokir jalan dan melarang saya untuk lewat,"curhat Desta dengan nada yang  seolah masih menyimpan kesal kepada junior-juniornya tersebut.

Desta yang saat itu tengah membawa obat untuk orang tuanya yang sakit, bermohon-mohon agar bisa melintasi jalan yang tengah diblokir. Bukannya dikasih izin, malah mantan Ketua Prosedium GMNI Rakyat Miskin Kota itu  dihardik.

"Padahal saya udah mohon-mohon dan saya pun jelaskan. Jika saya mau mengantarkan obat untuk Ibu saya dan juga harus ketemu orang. Tapi malah tidak digubris oleh pendemo dengan arogannya lewat jalan lain saja aja," ujar Desta sambil mencontohkan.Perlakuan itu membuat tensi emosinya sedikit naik.

"Saya sempat terpancing emosi namun dilerai oleh petugas Kepolisian. Saya juga pernah menjadi demonstran dan juga pernah menjadi korlap tapi saya tidak searogan itu terhadap masyarakat,".

"Untuk apa setiap aksi mereka nyanyikan darah juang tapi mereka sendiri merampas hak pengguna jalan. Silahkan demo tapi hormati dan juga jangan rampas hak pengguna jalan dong,"tukas Desta yang mengaku mendukung penyampaian pendapat dimuka umum.

Editor : Asep Saprudin