Niat Bayar Tunggakan Pajak, Tokoh Muda Ini Malah Curhat, Katanya Sih di Tolak ?

Niat Bayar Tunggakan Pajak, Tokoh Muda Ini Malah Curhat, Katanya Sih di Tolak ?

(Foto: Sarif Kampleng,kiri mengenakan kaos, saat pose bareng Indra Surkana)

Bogor- Kalau tokoh muda saling bertemu. Pastinya akan larut dalam ragam topik obrolan. Mulai politik hingga menyoroti kebijakan dan sistem pemerintahan.

Tapi berbeda saat kedua tokoh senior Kabupaten Bogor paling Selatan, Jawa Barat, Indra Surkana dan Syarif Kampleng saat bersua satu meja diteras sebuah waralaba, kawasan Ciawi, Senin (13/7/2020).

Kedua tokoh Bogor Selatan yang diketahui berlatar belakang berbeda, Indra pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Sarif Kampleng, menjabat Sekjen FKPPI, nampak serius mengobrol.

Ditengan asik bincang-bincang tersebut, Indra sempat menyampaikan curahan hatinya (Curhat) soal penolakan pembayaran tunggakan pajak bawah tanah, baru saja dialaminya. Mantan Kades Cijeruk itu pun mengaku heran dan bingung dengan niat baiknya tersebut.

"Katanya sih harus dibayar semua. Pas saya tanya dikantor Cibinong, Jum'at 26 Juli 2020, apakah berdasarkan aturan?. kata Pegawai BPPD (Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah,red) Kabupaten Bogor, itu sesuai dengan sistem,"kata Indra mencontohkan ucapan yang disampaikan pegawai BPPD.

Indra juga membeberkan perusahaannya yang berlokasi di Kampung Cibadak RT 4 RW 01 Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, 22 bulan menunggak pajak. Lalu, kata dia, akan membayarkan dahulu 10 bulan secara bertahap.

"Padahal saat ini lagi wabah. Saya ini pelaku UKM, bukan perusahaan besar. Semoga saja ada solusi terbaik,"harapnya.

Lalu Syarif Kampleng pun memberi saran atas curhatan tersebut, pria berkacamata yang juga warga Ciawi itu pun menyaranakan, agar membuat surat permohonan pembayaran tunggakan pajak. Dengan begitu, diharapkan menjadi solusi baik bagi wajib pajak.

"Namanya juga usaha. Kalau udah ada perizinannya. Coba lampirkan surat permohonan pembayaran tunggakan pajak secara bertahap. Siapa tahu jadi pertimbangan dan jadi solusi,"saran Sarif.

Kemudian saran itu pun diterima dan akan ditindaklanjuti. Indra pun akan membuat surat permohonan yang dimaksud ke lembaga berkaitan.

Sementara itu, Kasie Pajak Air Bawah Tanah pada BPPD Kabupaten Bogor, Nengsih, saat hendak dikonfirmasi seputar soal tersebut, Rabu (15/07/2020) tengah rapat. Itu diketahui saat seorang pria berseragam biru yang mengenakan protoler Covid 19 menyampaikan di Kantor BPPD Cibinong.

Asep Saprudin