Nitizen Nyaris Tak Percaya, Terpantau Longsor Terjang Tiga Desa di Bogor, Banjir Bandang Meradang di Enam Desa Sukabumi,

Nitizen Nyaris Tak Percaya, Terpantau Longsor Terjang Tiga Desa di Bogor, Banjir Bandang Meradang di Enam Desa Sukabumi,

Sukabumi- Ditengah cuaca buruk disertai hujan lebat yang turun dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Sukabumi-Bogor, Jawa Barat dan sekitarnya, Senin (21/09/2020) sekira pukul 17:00 WIB. Mengakibatkan terjadinya geliat bencana alam longsor terpantau menerjang beberapa wilayah Bogor dan banjir bandang meradang di enam desa, Sukabumi.

Peristiwa itu pun menjadi duka dalam bagi korban terdampak bencana ditengah pandemi saat ini. Kabar terjadinya bencana itu pun secara kilat meluas melalui jejaring media (Medsos) tanpa diberi keterangan waktu dan tempat kejadian.

Tak sedikit para nitizen mempertanyakan kebenaran waktu kejadian peristiwa tersebut. Seperti pemilik akun bernama Fitri Umar di grup media sosial (Medsos) 3G yang ngotot mempertanyakan ke absahan isi video yang merekam banjir bandang tersebut.

"Ada yang tahu kejadian ini di mana temen-temen. Sangat memprihatinkan, apalagi saat pandemi sekarang. Kasian, tapi videonya bukan kejadian lama kan. Beneran di daerah Sukabumi?. Takutnya hoaks, kena UU IT ,"cuit Fitri Umar, diketahui warga Empang, Kota Bogor yang penasaran ketika ada yang share video tersebut.

Bukan saja Fitri, mungkin yang lain pun akan sama bertanya-tanya jika mendapati kiriman gambar tanpa keterangan jelas. Khawatirnya 66video itu kadalauarsa yang seolah kekinian. Jika disebarluaskan maka ancaman sanksi UU IT bisa menjerat. Fitri pun mengingatkan, bijaklah bermedsos dengan melakukan cek and ricek agar informasi didapat teruji kebenarannya.

Redaksi media online ini pun melakukan penelusuran. Hasilnya berbuah kepastian. Jika banjir bandang yang terekam dalam video yang sudah meluas tersebut, terjadi di dua desa Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Belum dapat dipastikan jumlah kerugian dan korban jiwa terdampak bencana alam tersebut.

"Betul dalam video itu banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan dan Kampung Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Sukabumi. Mungkin masih ada desa lain juga terdampak,"jawab Nunie, salah satu pegawai Pemerintahan Kecamatan (Pemcam) Cicurug saat dihubungi melalui pesan yang dikirim menggunakan aplikasi massengers.

Terpisah, dikonfirmasi melalui pesan singkat yang dikirim melalui whatsaps, Rahmawa, yang sempat diketahui di BPBD Kabupaten Sukabumi, cuma membaca dan tidak membalas. Kendati demikian, apresiasi dengan gerak cepat P2BK beserta Muspida setempat yang sigap dan cepat turun kelokasi.

Berdasarkan laporan sementara tim P2BK Kecamatan Cicurug yang merilis enam lokasi terdampak banjir bandang, Senin 21 September 2020, antara lain:

1. Kampung Cipari Desa Cisaat

2. Kampung Cibuntu Desa Pasawahan

3. Kampung Belakan Aspol Kelurahan Cicurug

4. Kampung Nyangkowek Desa Mekarsari

6. Perum Setia Budi Desa Bangbayang.

Belum dapat dipastikan kerugian terdampak bencana banjir bandang akibat luapan air sungai Citarik- Cipeuncit dengan ketinggian air -+ 5 s/d 6 tersebut. P2BK juga masih menghitung total kerugian, termasuk tengah berupaya melakukan pencarian korban.

Namun P2BK Cicurug mendata sementara 12 rumah terbawa hanyut dan 85 rumah terendam banjir. Untuk jumlah data kendaraan terbawa arus, masih dalam pencarian. P2BK beserta Muspika setempat dan BPBD Sukabumi terus berusaha melakukan evakuasi.

Dibantu relawan dan warga, terus menyisir titik lokasi bencana.BPBD dalam hal ini terus menghimbau pada masyarakat apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center (0266) 6323717.

Sementara itu, foto-foto bencana alam di beberapa wilayah Kabupaten Bogor tersebar luas di dunia Maya. Menurut informasi yang dihimpun sementara, bencana longsor terjadi dibeberapa titik. Seperti tebingan jalan terjadi di RT 01 RW 04 Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Amblasnya tanah tebingan itu akibat guyuran hujan, hingga jatuh ke sungai dan menyumbat aliran sungai.

"Air sungai yang ditambah air hujan jadi meluap naik ke sawah. Lantaran material tebingan jalan jatuh ke sungai dan membendung air sungai. Untungnya sawah itu sudah di panen. Longsor ini terjadi pas udah magrib," ungkap Agus Dunem Ketua RT 01 saat ditemui di lokasi kejadian.

Selain di Desa Ciburayut, longsor juga meratakan rumah warga di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin dan lonsor juga terjadi di Kampung Babakan RT 03 RW 03 Desa Cisalada, Kecamatan Cigombong, menelan seorang korban dan meratakan satu rumah warga.

Egy Firmansyah | Indra Surkana

Editor : Asep Saprudin