Nuansa Pilkades Ditengah Pemilihan Ketua RW Pasir Jaya

Nuansa Pilkades Ditengah Pemilihan Ketua RW  Pasir Jaya

Cigombong- Perhelatan pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 09 di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, tak kalah meriah dengan hajatan politik nasional mau pun pemilihan kepala desa. Tempat pencoblosan dilokasi itu pun disesaki oleh warga pemilih.

Bak politisi ulung, ke sembilan kontestasi yang bersaing dalam pemilihan RW itu duduk tegang diatas panggung. Dengan mimik wajah tenang, mereka pun melambaikan tangan ketengah kerumunan massa dilokasi pemilihan.

Singkatnya, Dayat salah satu calon Ketua RW 09, berhasil meraup suara terbanyak menyinyisihkan para pesaingnya. Kepala Desa (Kades) Pasir Jaya, Suhendra Hendrawan, mengapresiasi suksesnya tanpa ada politik uang dalam pemilihan ketua RW tersebut.

"Pemilihan ketua RW ini bagian dari menjalankan sistem demokrasi, juga untuk mendewasakan masyarakat dalam menentukan hak pilihnya,"tegas Kades Suhendra Hendramawan kepada wartawan, Senin (10/02/2020).

Dilanjutkannya, pemilihan Ketua RW 09 diikuti oleh semua masyarakat pemilih di Kampung Loji RT 01, RW 02. Dengan besarnya partisipasi masyarakat datang ke tempat pencoblosan, akhirny Ketua RW baru pun terpilih secara demokratis.

"Sembilan nama kandidat perwakilan masing-masing Rw sudah ditulis di whiteboard 150x100 cm. Lembar-lembar kertas guna menuliskan calon pilihan warga dibagikan berurut nomer absen pemilih. Alhamdulillah sukses dan kondusif,"ujarnya.

Menurutnya, dengan sukses tanpa ekses pemilihan Ketua RW tersebut, menjadi penciri kedewasaan masyarakat Pasir Jaya dalam berdemokrasi. Oleh karenanya, Kades Suhanda berpendapat keguyuban dalam mencapai kesepakatan amatlah pending dapam mewujudkan sendi-sendi demokrasi.

"Aspirasi warga itu siapa aja, perlu benar-benar diakomodir dengan baik, jangan sampai setelah terpilih hanya menjadi simbol saja. Hasilnya sudah saya lihat sendiri, kekompakan dari warga Desa pasir jaya ini Khususnya RW09 saya bangga punya warga yang seperti ini," papar Lurah yang baru bertugas.

Diakui Suhanda, masih butuh banyak waktu untuk koordinasi dalam membangun sinerg dengan arus bawah. Hal itu perlu ditindaklanjuti supaya bisa mengamankan program Pemkab Bogor, telah menggulirkan Pancakarsa. Karena hematnya, jadi ujung tombai diakar rumput RW.

"Karena biasanya petugas RT maupun Rw lemah dalam membuat laporan pertanggung jawaban. Untuk itu harapan saya untuk kedepannya bisa lebih cepat lagi," imbuhnya.

Terkait program Pemerintah Desa, Suhanda sedang mengupayakan pengurusan pelayanan masyarakat bisa selesai dalam waktu singkat. Enggan dianggap lamban dalam melakukan tugas.

"Mau dikatakan terobosan ya terobosan, tapi mau dianggap biasa ya biasa aja. bagi saya justru itu hal yang biasa saja, tapi bagi masyarakat mungkin bisa sangat bermanfaat," papar Suhanda.

Dalam mendukung program percepatan Pemerintah Desa Pasir jaya akan memaksimalkan Kader Masyarakat Tertib Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (Dermatib GISA) dan pengurus RT-RW untuk mewujudkannya.

Sementara itu, Dayat terpilih menjadi Ketua RW 09 menyisihkan pesaing dengan raupan suara terbanyak. Dari total 400 hak pilih, 216 sura diperoleh Dayat yang menyisihkan 8 orang kandidat pesaingnya di Pemilihan Ketua RW.

"Sesungguhnya dengan terpilihnya saya menjadi Ketua RW 09. Adalah amanah yang sangat berat buat saya , Namun untuk menjalankan amanah ini saya perlu dukungan dari berbagai pihak khususnya warga,"harapnya.

Liputan    : Egy Firmansyah

Editor       : Asep Saprudin