PDP di Tugu Jaya Dicurigai Terpapar Covid 19, UPT Puskemas Cigombong Tunggu Dulu Hasil Pemeriksaan

PDP di Tugu Jaya Dicurigai Terpapar Covid 19, UPT Puskemas Cigombong Tunggu Dulu Hasil Pemeriksaan

Cigombong- Seorang warga dengan status Pasien Dalam Pengawasan di Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga positif terpapar Covid 19.

Dugaan itu muncul lantaran adanya warga penyandang status PDP di Gang UU RT 03 RT 04,  dijemput oleh tim penanganan Covid 19, Selasa (21/4/2020) kemarin.

Dikonfirmasi, Dr Sony, Kepala UPT Puskesmas Cigombong membenarkan bahwa,  ada PDP di Gang UU Benteng telah dijemput tim penanganan Covid 19, dengan mengenakan seragam  yang menyerupai kostum astronot.

"Terkait PDP warga Desa Tugu Jaya yang diramekan positif Covid. Sebetulnya belum ada hasil pemeriksaan dari pihak medis. Jadi belum jelas positif atau negatif," jelas Dr Sony ketika dihubungi, Kamis (23/4/2020).

Dia menegaskan, sejak PDP itu mendapat penangan dari tim medis, pihaknya mengaku sempat mengkonfirmasi perkembangan untuk memastikan hasil pemeriksaan selanjutnya. Tapi aayangnya, belum mendapat jawaban yang memuaskan.

"Karena hasilnya belum jelas, malahan saya sempat konfirmasi langsung sama tim relawan Covid 19 Desa, sama RW untuk  pemeriksaan. Tapi pada kenyataannya mereka tidak mau kalau masalahnya takut menular,"ujarnya.

Dengan demikian, pihaknya pun hingga kini belum mengetahui secara pasti hasil pemeriksaan dari tim medis. Oleh karena itu, dirinya pun tidak mau menduga-duga yang akhirnya dapat menimbulkan kabar yang simpang siur .

"Jadi kita belum dapat hasil memastikan kalau itu positif atau enggaknya, tapi yang jelas dia itu sakit,"tukas Dr Sony.

Sebelumnya, seorang PDP warga Desa Tugu Jaya  yang meninggal dunia di RSUD Ciawi,  belum lama ini. Pun ramai jadi pembahasan  jejaring medsos. Almarhum yang belum sempat mendapatkan penangan pihak rumah sakit itu pun tak luput dari tudingan positif Covid 19.

Untuk meluruskan adanya kabar yang belum dipastikan kebenaranya tersebut. Kepala Desa Tugu Jaya, Muchamad Rifki Abdilah, buka suara dengan mengungkapkan bahwa, warganya itu wafat lantaran penyakit jantung.

"Status PDP itu belum tentu juga positif Corona. Dan warga saya memang memiliki riwayat sakit jantung selama tiga tahun. Sebelum ke RSUD Ciawi, mendiang sempat ditangani RS Medical. Kemudian dirujuk ke Ciawi. Nah belum sempat ditangani. Pasien pun keburu meninggal dunia,"ujar Rifki.

Liputan  : Egy Firmansyah

Editor     : Asep Saprudin .