Pemuda Pengancam Jokowi, Ditangkap di Perum Metro Parung

Pemuda Pengancam Jokowi, Ditangkap di Perum Metro Parung

 


Parung | fajarbogor.com--Minggu pagi warga perum Metro, Desa Waru, Kecamatan Parung dikagetkan dengan penangkapan HS (25) yang mengacam akan memenggal leher Jokowi yang viral lewat Vidio berdurasi  20 detik saat melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bawaslu RI belum lama ini.


HS ditangkap di kediamannya bibinya bernama Mami  Sudarmi (49) pada Minggu pagi (12/5). di Perum Metro jalan anggrek IV blok A5.


Menurut Mami saat itu polisi berjumlah puluhan orang datang ke rumahnya ketika usai sahur dan membawa keponakan itu pada pukul 8. 00 Wib (pagi hari). Anggota polisi tersebut mengenakan pakaian bebas dengan menggunakan 5 mobil Fortuner.

"Tidak tahu kalau keponakan saya itu punya urusan. Dari situ tidak lama kemudian, ada orang lihat-lihat ke seni. Kata tetangga bilang itu ada lima mobil itu datangnya subuh itupun saya tahu dari warga sini"kata Mami kepada fajarbogor.com, Minggu (12/05/2019).

Ia menjelaskan setelah polisi bertemu deng  Keponakan itu langsung membawa keponakannya pada jam 8 pagi sedangkan ayahnya tak ikut. HS hanya sendiri.

"Saya gak tahu bakal kaya gini. Waktu Sabtu malam keponakan saya datang bersama ayahnya bilangnya mau nginep. Biasanya gak pernah nginep jarang maen juga,"kaya 

Saksi mata Dewi (35) yang mengetahui penangkapan itu, bahwa HS di bawa oleh anggota polisi yang dengan berpakain preman dengan menggunakan mobil Fortuner sebanyak lima mobil. Polisi tersebut menurutnya sudah ada sejak subuh menunggu diseputaran perum Metro Parung.

HS sendiri sambung Dewi merupakan warga Jakarta. Namun sejak malam datang untuk menginap dirumah bibinya. HS datang bersama orang tuanya. Namun mendengar pagi HS sudah dibawa  Polisi.

Warga Sekitar Dewi (35) mengaku, HS sendiri warga Jakarta baru lulus sekolah dua tahun lalu. 


"Ia belum memiliki istri, HS sebelumnya belum pernah berkunjung ke kerumah bibinya,"pungkasnya. 


Dari informasi yang didapat HS ditangkap oleh Anggota Polda Metro Jaya karena diduga telah melakukan tindak pindana ITE lewat Vidionya yang viral mengancam akan memenggal leher Jokowi. (Cep)