Pemula Harus Tahu Loh, Ada 41 Istilah Pendakian

Pemula Harus Tahu Loh,  Ada 41 Istilah Pendakian

(Foto: Para petualang alam raya tengah berpose di lokasi air terjun Cikaracak, Gunung Gede, Bogor)

BAGI kaula muda yang memiliki hobi mendaki gunung tentunya akan menemukan pengalaman mengasikan. Sok pasti, petualangan itu bakal penuh kesan saat menikmati panorama dan estetika alam ditengah cakrawala.

Sehingga diharapkan dapat menggugah rasa syukur atas karunia dan kebesaran Tuhan bagi alam semesta. Maka bersahabat dan lindungilah alam dari upaya-upaya perusakan. Lestarikanlah keindahannya untuk diwariskan ke anak cucu.

Nah, bagi pendaki pemula jangan dulu terburu buru napsu untuk naik gunung. Baiknya pelajari tata cara mendaki yang baik. Ingat loh, keselamatan lebih utama dalam berpetualang di gunung. Karena keluarga tengah menunggu kembali dirumah.

Semoga saja berbagi informasi soal petunjuk persiapan mendaki gunung yang ditukil dari  Reservasi.com, bermanfaat. Karena perlu diketahui terdapat 41 istilah pendakian yang harus diketahui, khususnya pendaki pemula. Keseluruhan istilah-istilah  pendakian itu diuraikan sebagai berikut:

Simaksi : Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi Logistik : persediaan bahan makanan Mountaineering adalah kegiatan mendaki gunung dan menyusuri hutan dengan menerapkan materi-materi yang dibutuhkan selama pendakian.

Treking : perjalanan panjang dengan berjalan kaki Ekspedisi : perjalanan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu Keril : ransel gunung berukuran besar. Daypack : ransel gunung yang berukuran kecil.

Rock : istilah rock digunakan untuk menandakan adanya batu yang meluncur dari atas. Jadi ketika ada pendaki berteriak “Rock! Rock! Segeralah mencari posisi yang aman. Tik-tok : naik turun gunung dalam sehari. 

Crampon : logam yang ditempelkan di telapak sepatu guna mendaki gunung es. Harness : Pengikat tubuh dari pita webbing yang berfungsi untuk menyelamatkan pemanjat tebing yang jatuh dari kemungkinan cedera parah.

Gaiter : pelindung sepatu dan kaki yang berfungsi untuk menjaga sepatu dari masuknya kerikil, batu, debu, lumpur. Trekking Pole: tongkat hiking yang terbuat dari bahan alumunium. Buff: masker atau slayer serbaguna yang bisa dijadikan masker, penutup kepala dan sebagainya.

Taslan: bahan yang tergolong anti air yang sering digunakan sebagai bahan jaket. Goretex: Salah satu bahan jaket yang paling kuat dan anti air. Polar: bahan jaket dengan lapisan serat seperti kapas. Sleeping Bag: kantong tidur yang biasanya terdapat penutup kepalanya juga.

Tali Prusik: tali kecil berukuran 3-6 mm, memiliki banyak fungsi. Flysheet : tenda pendukung yang biasanya digunakan sebagai penutup bagian atas tenda. Frame: rangka pada tenda Nesting: panci untuk memasak Opsi : operasi bersih-bersih gunung Ranger : penjaga taman nasional.

Porter: pemandu perjalanan sekaligus orang membantu membawa barang. Bonus: trek tanpa tanjakan Shelter: tempat istirahat yang biasanya bisa digunakan untuk tempat bermalam. Pos : tempat singgah atau lokasi istirahat sementara.

Double M : sebutan untuk Gunung Merapi dan Merbabu. Triple S: sebutan untuk Gunung Sindoro, Sumbing, dan Slamet. Survival : bertahan hidup dalam kondisi tak menentu. Hiking: berjalan kaki di alam bebas. Head Lamp: lampu atau senter yang bisa diletakkan di kepala.

Survivor : orang yang bertahan hidup Survival : bertahan hidup Hipo : Hipo termasuk singkatan dari hipotermia. Hipotermia adalah suatu kondisi di mana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.

Bivak : sebuah tenda sederhana yang digunakan sebagai tempat istirahat sementara saat mendaki gunung. Leader : seorang pemimpin dalam rombongan pendakian.

Sweeper : biasanya berada di posisi paling belakang dalam rombongan. Tugas sweeper biasanya bertugas untuk memastikan bahwa tak ada barang pendaki maupun pendaki yang tertinggal dalam rombongan.

SAR (Search and Rescue) : Kegiatan kemanusiaan untuk mencari dan memberikan pertolongan kepada manusia yang dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam musibah-musibah seperti pelayaran, penerbangan, dan bencana.

Ranjau : biasanya mengacu pada kotoran manusia.

Nah, sekarang sudah tahukan istilah pendakian. Jika kamu mengetahui ada istilah yang belum diuraikan dalam tulisan ini, jangan sungkan dan segeralah tambahkan. Karena berbagi ilmu itu pahalah loh!..Semoga bermanfaat (*)

Redaktur: Kiki Santoso