Politisi PAN, Safrudin Bima: Usul Satgas Covid 19 Koordinasi Dengan PJKA, Selama PSBB Hentikan Aktivitas Tempat Keramaian

Politisi PAN, Safrudin Bima: Usul Satgas Covid 19 Koordinasi Dengan PJKA, Selama PSBB Hentikan Aktivitas Tempat Keramaian

(foto: Ketua DPD PAN Kota Bogor, Safrudin Bima, berpose mengenakan masker)

Bogor- Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Safrudin Bima mengusulkan, jika selama diterapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) untuk menghentikan penyebaran Covid 19, juga membatasi aktivitas di pusat-pusat keramaian di Kota Bogor khususnya.

"Saya mengusulkan selama masa PSBB itu sebaiknya kereta api masuk Bogor pun dihentikan operasionalnya. Tim Gugus Tugas Covid 19 disarankan agak melakukan komunikasi & berkoordinasi dgn pihak manajemen PJKA,"kata Safrudin Bima melalui siaran pers yang dikirim melalui jaringan whatsaps , Kamis (16/4/2020).

Ketua DPD PAN Kota Bogor tersebut menjelaskan bahwa, perlunya koordinasi itu untuk mensinergikan upaya pemutusan  penyebaran Covid 19, yang merupakan kebijakan pemerintah pusat. Dengan begitu, pihaknya menilai ikhtiar bersama dalam melakukan pencegahan virus mematikan agar tidak meluas lebih efektif.

"Dalam artian untuk mengambil langkah yang sama dan searah.  Dalam upaya kita semua yang dimotori Pemerintah dalam memutus atau menghentikan penyebaran covid 19, supaya upaya dan langkah yg diambil  efektif dan berhasil sesuai harapan kita,"terang Safrudin Bima yang juga anggota DPRD Kota Bogor ini.

Dia menjelaskan, usulan yang disampaikannya itu mengilik kondisi penumpukan orang di sebuah Statsiun Kereta Api, pada hari pertama diterapkan PSBB di Kota Bogor, Rabu (15/4/2020) kemarin. Ia berharap, semua pihak kalangan masyarakat bersama-sama bertindak searah dalam memutus mata rantai tersebarnya Covid 19.

"Karena saya memantau sampai  paginya (Kamis,red) masih terjadi penumpukan orang atau penumpang, misalnya di stasiun cilebut. Ini bahaya bagi kita semua kalau situasi ini terus terjadi, sedangkan upaya pihak PJKA dalam penertiban serta pengaturan tumpukan dengan  berhimpit-himpitan tidak terlihat. Pokoknya semua pihaklah harus bersikap dan bertindak searah,"tukas politisi nyentrik ini.

Editor : Asep Saprudin