PT. Pati Agung Makmur, Promokan Kavling Kawasan Industri Ramah Lingkungan Jonggol

PT. Pati Agung Makmur, Promokan Kavling Kawasan Industri Ramah Lingkungan Jonggol

(Foto: Amam Amami Direktur  Utama PT Pati Agung Makmur)

Bogor- PT. Pati Agung Makmur, tengah gencar mempromosikan kavling siap bangun dikawasan Green Industrial Park Jonggol, di Desa Weninggalih dan Desa Sirna Galih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Kami sedang gencar promo kavling siap bangun kepada calon tenant, khusus tenant yang sudah hampir habis masa izinnya yang berdiri bukan dikawasan industri,"jelas Amam Amami Direktur Utama PT. Pati Agung Makmur saat ditemui disalah satu rumah makan kawasan Tajur, Jum'at (13/8/2020).

Dilanjutkannya, kavling siap bangun diatas lahan seluas 300 hektar tersebut, berkonsepkan kawasan industri ramah lingkungan. Hal itu, lanjut dia, menyesuaikan dengan program pemerintah dalam menjaga keasrian diarea industri.

"Kalau luas kavling bervariasi yang disesuaikan dengan kebutuhan tenant,"lanjutnya. P

yang akrab disapa ayah Amam itu menambahkan, kawasan Green Industri Park Jonggol yant dilengkapi fasilitas penunjang untuk memberi kenyamanan bagi kliennya. Dapat menjadi refrensi bagi para rekanan perusahaan.

"Fasilitas yg di sediakan mulai jalan primer selebar 50 meter. Juga menyediakan WTP untuk kebutuhan air agar tenant tdk mengambil air dari sumur untuk limbah yang keluar dari hasil produksi PT Pati Agung Makmur dan juga menyediakan WWTP,"tambahnya. D

juga menyampaikan, perusahaannya itu selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Sehingga terbangun sinergitas dalam mengedepankan pembangunan yang disesuaikan dengan peraturan berlaku.

"Kami terus membangun komunikasi baik dengan pemerintah. Agar sinergi konsepnya itu dengqn regulasi yang sudah di tetapkan oleh pemerintah,"tegasnya. D

berharap, kehadiran PT Pati Agung Makmur selaku pengembang kawasan Industri ramah lingkungan di Kabupaten Bogor. Dapat mengangkat pertumbuhan perekonomian, khususnya didaerah setempat.

"Umumnya bagi khalayak. Juga turut mendongkrak PAD tanpa merusak lingkungan,"tukasnya.

Editor:Asep Saprudin