Puluhan Warga Kemang Terkena DBD

Puluhan Warga Kemang Terkena DBD

 

KEMANG | fajarbogor.com-- Sudah dua pekan, 35 orang warga  Kampung Bojong Hilir RT 01, RW 09, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, terkena Demam Berdarah Dengue ( DBD) penyakit yang disebabkan Virus Dengue atau gigitan nyamuk. Namun sayangnya, kata Ketua RW 09, Anda Bin Suhandi, pihak desa maupun puskesmas setempat masih belum melek dengan adanya warga terdampak DBD Tersebut. Kendati pihaknya minta kampung itu di fogging.

"Sudah hampir dua Minggu, saya sudah bicara sama Kepala Desa Bojong, namun tak direspon. Padahal sampai dua Minggu ini korban sudah mencapai 35 orang, yang dirawat 15 orang di RS Auri dan RS Sentosa ada yang orang tua, muda dan anak-anak," jelas Anda Bin Suhandi Kepada, fajarbogor.com, Sabtu (17/11/2018).

Diketahui jumlah terkena DBD mencapai puluhan. Pihaknya berinisiatif mengajukan permintaan agar dilakukan fogging kepada puskesmas. Lantaran tidak ada tindaklanjut, akhirnya warga pun rereongan.

"Hingga akhirnya kami patungan buat beli alat fogging untuk melakukan fogging sendiri karena warga masyarakat disini khawatir,"kata Anda.

 

Dia mengatakan untuk korban jiwa tidak ada. Tapi warga masyarakat meminta Agara kampung nya tersebut segera dilakukan fooging dari Dinas Kesehatan.

"Terus terang warga sangat khawatir. Jangan sampai ada korban jiwa gara gara DBD,"ucap Anda menegaskan.

Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor Agus Fauzi membantah bahwa pihaknya (Dinkes) belum mengetahui soal kejadian Warga masyarakat Desa Bojong  terkena penyakit DBD.

 

"Saya belum tahu, dari Puskesmas setempat (Kemang) belum ada laporan. Tapi nanti saya akan perintah Kapuskes untuk mengecek,"kata Fauzi.

Fauzi belum bisa mengatakan kejadian di Desa Bojong  kejadian luar Biasa DBD karena belum ada hasil pengecekan dari Pihaknya.

"Mungkin baru suspek(dugaan terkena DBD) mengingat belum ada hasil lab warga disana terkena DBD atau tidak,"kelakarnya.

Fauzi sendiri mengatakan untuk Kejadian DBD di Kabupaten Bogor ini pada tahun 2018 mencapai 330 kasus yang terkena DBD.

"Sedikit ada penurunan dari tahun sebelumnya,"pungkasnya.

 

Akhtar Rendra