Rumah Sakit Pena 98 Hadir Untuk Masyarakat Kabupaten Bogor

Rumah Sakit Pena 98 Hadir Untuk Masyarakat Kabupaten Bogor

Gunung Sindur--Kehadiran Rumah Sakit Pena 98 di wilayah Kecamatan Gunungsindur menjadi alternatif masyarakat yang berada di perbatasan. Bahkan, selama satu bulan, tren rujukan pasien ke sana tinggi. Salah satunya rujukkan untuk peningkatan berat badan bayi lahir rendah.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama RS Pena 98 dr Ivoni Pollatu. Katanya, baru satu setengah bulan membuka pelayanan, rujukan dan kunjungan pasien bayi dengan berat badan dibawah standar mendominasi.

“Karena hasilnya cukup bagus,” kata Ivoni kepada Jurnal, baru-baru ini.

Contoh kasus, ada dua pasien dengan berat saat lahir sebesar 1,5 dan 1,9 kilo. Namun dalam tiga hari perawatan, pasien sudah pulang dengan kenaikan berat badan yang cukup signifikan.

“Program ini juga menurut saya menjadi program membantu pemerintah meminimalisir gizi buruk anak,” jelasnya.

Tak hanya itu, RS Pena 98 juga dikatakan Ivoni memberikan pelayanan khusus bersalin, kamar bedah dan neonatus. Ditambah pelayanan ponek yang sedang disiapkan bersama dengan puskesmas, bidan praktek dan klinik sekitar sebagai bahan rujukan pasien. Untuk data pasien, ia mengaku, paling banyak menerima pasien rujukan dari daerah Gunung Sindur.

“Dengan adanya RS Pena 98, kami harap bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat sekitar,” cetusnya.

Sementara itu, Spesialis Anak RS Pena 98 dr Nezman Nuri menambahkan, beberapa kasus kelainan bayi di sana juga bisa ditangani dengan baik. Misalnya detak jantung lemah dan sesak nafas.

“Banyak kasus yang sudah kami tangani, dan bersyukur mereka keadaannya terus membaik setelah berobat di RS Pena 98. Kami harap kami bisa makin luas menangani kasus anak dan ibu lainnya,” pungkasnya.

Liputan : Cep Rendra