Sambut Maulid, Warga Dramaga Arak Puluhan Dondang

Sambut Maulid, Warga Dramaga Arak Puluhan Dondang

DRAMAGA | fajarbogor com- Arak-arakan dondang menjadi tradisi masyarakat dalam menyambut hari besar. Tidak terkecuali saat merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Seperti yang terlihat di Kampung Situ Leutik, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, untuk menyambut maulud, warga pun mengarak 25 dondang dengan berbagai desain miniatur dari mulau menyerupai perahu hingga mesjid.

Penyelenggara pawai dondang Arob Akbar menjelaskan, kegiatan itu rutin diselenggarakan tiap tahun saat memasuki bulan Mulud atau bulan dalam kalender Islam.  Tahun ini, sambungnya, kegiatan Maulid Nabi digelar di Masjid Al Azis. Diakuinya, animo masyarakat sangat besar dengan acara keagamaan tersebut. 

 "Dongdang yang di arak keliling Kampung di hias berbentuk  miniatur Masjid, Perahu, dan Becak berjumlah 25 Dongdang,"ujar Arof.

Ia menambahkan, setelah di arak lalu di kumpulkan di Masjid Al - Azis. Dongdang yang berisi peralatan rumah tangga, uang, sayur masyur hingga peralatan sholat di bagikan ke jemaah yang hadir. Tidak hanya warga sekitar, jemaah yang hadir di acara Maulid Nabi ada juga dari Banten, Pamijahan, dan luar Kecamatan Dramaga.

"Satu Minggu sebelum Maulid Nabi, warga sudah menghias Dondang tersebut. Satu Dongdang nominalnya ada yang mencapai Rp 5 sampai 10 Juta," ujarnya,

Sementara itu, Camat Dramaga Adi Hendiyana menuturkan, banyak hikmah yang bisa di petik dari kegiatan Maulid Nabi, dari mulai meningkatkan talisilahturhami dan meningkatkan kerukunan antar warga. Di tengah era Moderen pawai Dongdang yang merupakan tradisi yang masih tetap di pertahankan.

"Kedepan kita akan agenda agar pawai Dongdang bisa di gelar se- Kecamatan Dramaga, bukan hanya Desa Dramaga saja," tukasnya.

Akhtar Rendra