Sekda Kota Bogor, Syarifah Langsung "Tancap Gas", Roadshow Ke Diskominfo Sarankan Pembuatan Big Data

Sekda Kota Bogor, Syarifah Langsung "Tancap Gas", Roadshow Ke Diskominfo Sarankan Pembuatan Big Data

 

Bogor- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, langsung "tancap gas" melakukan roadshow menggelar rapat kerja ke sumua OPD Kota Bogor. Perempuan pertama yang menduduki kursi jabatan Sekda Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, sebelumnya dijabat Ade Syarif yang habis masa tugas, di hari kedua kegiatan berkeliling dengan mengunjungi kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor, berlokasi di jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Selasa (6/10/2020). "Disini saya banyak mendengar ternyata memang rekan-rekan Diskominfo sudah berbuat banyak," kata Syarifah Sofiah yang dilansir dari Prokompim, Rabu (7/10/2020). Sekda yang baru itu menambahkan, dengan semangat untuk mengawal penanganan Covid-19, Diskominfo Kota Bogor melahirkan berbagai aplikasi baru yang luar biasa membantu, diantaranya aplikasi Detektif Covid, Jaga Asa dan Aplikasi Kolaborasi dan Solidaritas untuk Rakyat (Salur). "Ini 3 diantara 158 aplikasi yang dihasilkan Diskominfo dan tersebar di seluruh OPD sebagai bentuk upaya menuju Bogor Smart City," ujar Sekda yang juga mantan pejabat birokrasi di Kabupaten Bogor tersebut. Syarifah mengakui, masih banyak kendala yang dihadapi Diskominfo. Mulai dari belum memiliki ruang server yang representatif, belum adanya leveling lantai khusus, belum mempunyai genset, dan kantor Diskominfo yang memang belum representatif sebagai kantor dinas. "Saya apresiasi semangat rekan-rekan disini luar biasa, meskipun dengan segala keterbatasan. Kedepan semoga ada tempat kantor yang lebih representatif," imbuhnya. Dia melanjutkan, pihaknya meminta Diskominfo untuk terus berinovasi di tengah era digitalisasi seperti saat ini. Ia berharap Diskominfo kedepan mempunyai Big Data dimana seluruh data Kota Bogor tersimpan rapi, ter-update dan bisa diakses serta menambah titik-titik CCTV. Sebab, CCTV juga bentuk pelayanan ke masyarakat agar tingkat kriminalitas berkurang. "Dengan Smart City masyarakat Kota Bogor akan merasa aman dan nyaman karena semua pelayanan berbasis teknologi informasi," tegasnya. Di tempat sama, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, di kesempatan ini pihaknya menyampaikan program-program yang sudah dirancang. Sekda pun memberikan apresiasinya dan memberikan beberapa saran untuk kebaikan Diskominfo kedepan. "Kami terus berupaya merealisasikan Bogor Smart City dengan penyediaan CCTV, pembuatan Big Data, dan akan melakukan pendataan kembali seluruh aplikasi yang tersebar di OPD," kata Rahmat. Ia menambahkan, di tengah Pandemi Covid-19 dan keterbatasan anggaran Diskominfo yang sebelumnya Rp 11 Miliar menjadi Rp 6,5 Miliar setelah recofusing, namun pihaknya tetap berinovasi. Mulai dari lahirnya aplikasi Salur, Jaga Asa dan Detektif Covid, penyediaan Wifi publik untuk pembelajaran jarak jauh dan masih ada beberapa aplikasi lagi yang sedang dipersiapkan. "Kunjungan bu Sekda menjadi motivasi untuk kami lebih semangat, kreatif, inovatif," katanya.

Editor : Asep Saprudin