Sidak SMPN I Pamijahan, Ruhiyat Mengaku Malu Lihat Kondisinya Butut

Sidak SMPN I Pamijahan, Ruhiyat Mengaku Malu Lihat Kondisinya Butut

Cibinong- Menindaklanjuti aduan warga, anggota Komisi VI DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana, melakukan sidak ke SMPN 1 Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (17/12/2019). Alhasil, politisi Demokrat kelahiran Pamijahan itu mengaku terkejut hingga geleng-geleng kepala. Pasalnya, kondisi sekolah itu nampak memprihatinkan.

"Setelah sya mendapat aduan masyarakat terkait kondisi sekolah, saya pun dengan sengaja meninjau langsung tanpa memberitahu pihak sekolah. Hasilnya saya mendapati kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Mungkin juga sekolah paling parah kondisinya yang ada di Kabupaten Bogor,"ujar Ruhiyat Sujanan disela-sela sidak kepada wartawan.

Mendapati kunjungan mendadak dari anggota dewan, pihak sekolah pun segera bergegas menghampiri. Sayangnya Kepala SMPN I Pamijahan sedang tidak berada dikantornya.

Kemudian Dede pegawai TU disekolah tersebut turut mendampingi Ruhiyat Sujana. Saat keliling ruang kelas, anggota dewan yang berangkat dari Dapil IV itu kian heran.

Musababnya, seluruh kondisi ruangan kelas didapatinya dalam kondisi rusak parah. Serakan sampah pun menjadi pemandangan tidak sedap menggambarkan taman sekolah yang tidak terurus.

"Parah ini sangat parah bangunannya, mana taman gak terurus, sampah berserakan di dalam kelas, bagaimana proses belajar mengajar bisa nyaman kalau kondisi seperti ini," tegasnya.

"Sebagai putra daerah asli Pamijahan, saya sangat malu ada sekolah macam ini" sambung Ruyat politisi yang memiliki rekam jejak menjadi aktivis tersebut.

Lebih lanjut Ruhiyat kembali menerangkan bahwa inilah SMP Negeri yang tidak layak dalam hal kenyamanan belajar mengajar, baik taman maupun bangunan ruang kelas yang sudah hancur berantakan.

 "kalau saya boleh katakan ini SMP Negeri yang terparah di Pamijahan, untuk itu saya dari komisi IV akan mendorong untuk segera diperbaiki,"tegasnya.

Dia pun menyayangkan prilaku kepala sekolah yang mangkir dengan tidak hadir. Pun dirinya mempertanyakan pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang terkesan lemas.

"Saya akan ajak bicara Kepala Sekolah, sejauh mana pertanggung jawabannya dan akan bertanya Kedinas Pendidikan sampai sejauh mana pula pihak Dinas mengecek keadaan SMP Negeri 1 Pamijahan tersebut," pungkasnya.

Di sisi yang lain, dalam kesempatan yang sama Deden Teguh bagian TU mewakili Kepala Sekolah SMPN 1 Pamijahan, Rosihan Anwar Spd MM sangat mengapresiasi atas kunjungan anggota Dewan ke sekolah.

"Mudah-mudahan dapat membantu, terealisasi pembangunan untuk sekolah kami guna kenyamanan belajar mengajar," ujar Deden.

Dian Pribadi