Tahunan Menunggu Bantuan Pemkab Bogor, Rumah Janda Renta Asal Desa Pasir Jaya Akhirnya Roboh

Tahunan Menunggu Bantuan Pemkab Bogor, Rumah Janda Renta Asal Desa Pasir Jaya Akhirnya Roboh

 

Cigombong – Cuaca ekstrim yang dibarengi dengan guyuran hujan deras yang turun diwilayah Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, belakangan ini. Rupanya menyisakan cerita pilu bagi Mak Siti Iras, 70, tahun, yang rumahnya ambruk akibat curah hujan di Kampung Pasir Menjul RT 02 RW 02, Desa Pasir Jaya itu, Senin (18/10/2020) sekira pukul 06:30 WIB, pagi.

Berdasarkan keterangan Mak Siti, sapanya, peristiwa yang menimpa tempat tinggal itu terjadi dua kali. Pertama, jelas janda renta itu, ketika musibah bencana alam berupa hujan deras yang dibarengi amukan angin yang terjadi beberapa tahun kebelakang. Rumahnya pun menjadi salah satu yang terdampak bencana hingga rusak parah.

"Mungkin sekarang hujan jadi jebol. Mulai rusak parahnya sekitar 2 atau 3 tahun lalu, waktu ada hujan angin besar. Setelahnya, ada juga petugas yang datang survei, katanya buat bantuan dari pemerintah. Tapi sampai rumah Emak jebol gini belum ada juga bantuan,"jelas Mak Siti yang didampingi cucunya, Raysya, 10 tahun, saat ditemui dilokasi rumahnya yang nampak memprihatinkan.

Janda renta itu menambahkan, dirinya tak tahu persis waktu kejadian bencana alam hujan angin puting beliung. Tapi, kata dia, meski sudah berusia uzur namun amun  teringat akan ada bantuan bagi korban terdampak peristiwa tersebut.

Padahal Nenek itu amat berharap , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, membantu perbaikan rumah yang kini ambruk.

"Emang dindingnya sudah retak-retak, akibat dua atau tiga tahunan lalu kena hujan angin puting beliung sama longsor. Padahal setelahnya, dulu ada petugas yang survey katanya buat bantuan, tapi ditunggu-tunggu hingga rusak begini enggak ada bantuan,"kata Nenek Siti, sapaannya, menerangkan dengan raut muka kecewa disela keriput, saat ditemui dilokasi rumahnya yang memprihatinkan.

Kemudian Raysya (10), Cucu Mak Siti menambahkan, akibat kondisi fisik bangunan rumah neneknya telah usang. Berakibat robohnya didinding tembok dapaur lantaran di guyur hujan deras. Beruntung tidak ada korban jiwa karena saat peristiwa jebolnya tembok, penghuni berada ditengah rumah.

"Kejadiannya pukul 06:30 WIB, pagi. Suara gemeretak dan pecahan kaca lemari serta perabotan dapur yang hancur sempat mengagetkan seisi rumah. Dinding dapur sama atap roboh. Untungnya kita semua pada di depan rumah”, terang Raysya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Desa Pasir Jaya, Deni menjelaskan bahwa, rumah Mak Iras sudah masuk pengajuan untuk kucuran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2021 mendatang. Pihaknya mengakui sudah mendapat pelaporan robohnya rumah janda renta tersebut.

"Adanya kejadian tersebut pihak RT dan RW sudah kroscek kelokasi, dan melaporkan kejadian kepemerintah Desa, Dan rumah Ibu aras sudah diajukan masuk Program RTLH 2021 datanya sudah masuk tinggal nunggu proses pencairan 2021.jelas Deni

Liputan : Egy Firmansyah

Editor : Asep Saprudin