Warga Panik, Kades Karihkil Minta Polisi Tangkap Penebar Hoax

 Warga Panik, Kades Karihkil Minta Polisi Tangkap Penebar Hoax

KEMANG|fajarbogor.com- Kabar bohong yang bertebaran dimedsos mengabarkan akan ada penyerangan warga Rumpin, Kecamatan Rumpin ke Kampung Karihkil, Desa Karihkil, Kecamataan Ciseeng, Kabupaten Bogor, membuat masyarakat Karihkil bersiap siaga sambil melengkapi diri dengan senjata tajam. Bahkan, saking takutnya kaum ibu meminta perlindungan ke kantor desa setempat.

Mengantisipasi ketegangan suasana akibat kabar hoax, Kepala Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin dan Kepala Desa Karihkil Kecamatan Ciseeng akhirnya bertemu untuk melakukan musyawarah bersama Kapolsek Parung, Kapolsek Rancabungur, Kapolsek Rumpin, Tokoh Masyarakat, Agama dan Pemuda Serta Danramil Parung.Senin malam kemarin.

Musyawarah itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kabar hoax. Sehingga warga Karihkil pun bersiap siaga dengan membawa senjata tajam yang membuat situasi mencekam dan membuat ibu-ibu di Desa Karihkil panik dan cemas.

"Saya selaku Kepala Desa Kampung Sawah menjamin warga Rumpin tidak akan melakukan penyerangan dan kabar yang beredar itu bohong, dan saya pun siap mempertanggung jawabkan secara hukum bila mana terjadi  penyerangan,"kata Oco Surosi Kades Kampung Sawah kepada wartawan, malam kemarin.

Sementara Dasuki Kades Karihkil meminta pihak berwajib agar menangkap penyebar berita palsu yang telah membuat ketidaknyamanan warga. "Meminta pelaku penebar hoax ditangkap karena telah membuat warga kami resah. Dan saya minta juga kepada warga masyarakat saya tidak usah khawatir dan Panik tetap melakukan aktivitas biasanya,"ujarnya.

Kapolsek Parung, Kompol Parmin mengapresiasi pertemuan ini karena kata Parmin harus mengedepankan Persatuan dan kesatuan untuk menciptakan kondusifitas "Mari jaga kondusifitas untuk kasus dan permasalan ini mari serahkan ke kami pihak kepolisian dan TNI,"pintanya.

Menurut informasi di serap,munculnya kabar  itu bermula dari kasus tewasnya seorang santri asal Rumpin yang  ditemukan di pinggir jalan Raya Rancabungur dengan kondisi mengenaskan. Sehingga warga Rumpin menduga pelaku Pembunuhan itu merupakan warga Parung Lengsir, Desa Karihkil. Hingga akhirnya tiba-tiba muncul kabar burung akan ada penyerangan dari warga Rumpin.

Kapolsek Rancabungur Iptu Suparno yang menangani kasus tewasnya Santri bernama Asep itu pun berjanji akan segera menangkap pelaku hingga saat ini masih mengumpulkan barang bukti dan beberapa saksi. "Kami berharap dan minta doanya agar pelaku segera tertangkap kami sudah mengumpulkan barang bukti dan memanggil beberapa saksi untuk tersangka sudah kami kantongi inisialnya,"pungkasnya.

Sementara  Adik Korban Ratna pernah mengungkapkan Kakanya itu saat itu pergi untuk melamar kekasihnya yang merupakan warga Parung Lengsir anak Tokoh Agama disana. Namun Kesiman harinya mendengar Kakanya itu ditemukan tewas di Jalan Rancabungur. 

Akhtar I Asep S