Warga Pasirgintung Keluhkan Suara Bising Mesin Pengolahan Cadas

Warga Pasirgintung Keluhkan Suara Bising Mesin Pengolahan Cadas

Nanggung- Sebagian warga Kampung Pasirgintung RT 01 RW 02 Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mengeluhkan suara bising mesin dari pabrik Bentonite.

Selain itu masyarakat pun menyoal bau oli bekas dan debu yang berterbangan. Seperti keluhan yang diungkapkan salah seorang warga setempat Ahwadi (52) yang mengaku terganggu dengan kondisi tersebut.

"Warga mengharapkan debu serta bau dari oli bekas dari pengolahan cadas dan suara yang kerap mengganggu ketenangan warga untuk bisa dikecilkan." Keluh Ahwadi saat ditemui wartawan, Kamis (25/7).

Terkait keluhan warga itu, lanjut dia, sudah disampaikan ke pihak desa setempat agar dicarikan solusi terbaik. Sayangnya, kata dia, hingga sekarang belum direspon pemerintah desa.

"Padahal mengenai hal ini kami sudah sampaikan ke pihak desa. Tetapi hinggasekarang masih belum direspon."sesal dia.

Kendati demikian, ia pun menyampaikan jika sejumlah warga telah meberi izin lingkungan. Ada pun awal pemberian izin tersebut, sambung dia, warga tidak tahu kalau mesin pabrik akan bersuara bising.

"Kami dan warga lainnya tidak melarang pabrik ini berjalan tetapi keluhan warga tolong di dengar paling tidak meminimalisir amdalnya tidak mengganggu kenyamanan warga,"ujarnya.

Senada dikatakan Acip salah satu tokoh setempat, sudah sepatutnya pihak perusahaan mendengar aspirasi warga. Hal itu, menurutnya perlu dilakukan agar kepentingan perusahaan tidak mengenyampingkan kelangsungan warga.

"Hal itu kami mengganggap bahwa beroperasinya pabrik tersebut kurangnya komunikasi dengan pengurus RT maupun RW setempat." cetus Acip yang kerapa disapa Arnol juga mantan ketua RW.

Menanggapi ada keluhan warga,Kades Batutulis, Ade Supriatna, mengaku sudah merespon aspirasi masyarakat dengan menyampaikan ke pihak perusahaan.

'' Kendati demikian semua kami kembalikan lagi ke masyarakat," singkatnya.

Dikonfirmasi, Jeje perwakilan dari pabrik Bentonite, perusahaan pengolahan cadas itu berjanji akan merespon. Ia pun akan menyampaikan keluhan warga kepada bosnya.

"Mengenai keluhan warga sekitar nanti kami sampaikan sama pemilik perusahaan," respon Jeje menjawab konfirmasi melalui aplikasi whatsap.

Terpisah, Kasi Trantib Pol PP Kecamatan Nanggung, Supriyadi berjanji secepatnya akan melakukan sidak ke perusahaan tersebut kaitan dengan dugaan adanya Analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang dikeluhkan warga.

"Kami akan datangi. Karena radius perusahaan dengan permukiman itu relatif. Namun, keberadaan pabrik tentu saja harus memberikan kenyamanan serta ketentraman dimasyarakat,"tukasnya.

Untuk itu, kami belum mengetahui sudah ada apa belum perizinannya. Maka kami akan langsung mengecek perlengkapan surat perizinan operasinya pabrik tersebut," pungkasnya.

Arif Zaenal/Asp