Yayasan Nurul Walidain Ajarkan Siswa dan Guru Berkurban

Yayasan Nurul Walidain Ajarkan Siswa dan Guru Berkurban

Ciampea, Fajar Bogor.com-- Yayasan Nurul Walidain yang berlokasi di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea di hari raya Idul Adha 1439 Hijriah kembali melaksanakan kurban. Tahun ini ada 8 Hewan kurban 4 Sapi dan 4 Kambing. Rabu (22/8/2018).

Ratusananwarga sekitar Kecamatan Ciampea pun turut merasakan bahagia mendapatkan potongan daging hewan kurban, tak hanya warga Guru-guru pun mendapat kan daging kurban tersebut.

KetuauaYayasan Nurul Walidain, KH A. Hanafi mengatakan, ini tradisi Yayasan Nurul Walidain setiap tahun di Hari Raya Idul Adha sesuai kisah Nabi Ibrahim sat itu. Selain itu juga makna ibadah kurban Allah telah mensyariatkan kepada ummat Islam yang telah dianugerahi nikmat yang banyak. Dari itu sebagai wujud syukur tanda bukti rasa syukur kepada Allah apa salahnya berkurban di Hari Raya Idul Adha ini.

 

"Rasa syukur itu diwujudkan dengan cara menyembelih hewan Qurban. Alhamdulillah kami keluarga besar Yayasan Nurul Walidain hari ini melaksanakan Idul wujud syukur,"kata kata Hanafi.

 

 

Hanafi mengatakan, hal ini juga sebagai upaya untuk memberikan contoh kepada guru-guru dan para siswa-siswi yang tergabung dalam Yayasan Nurul Walidain agar mereka bisa mengaplikasikan ini dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Makna berqurban mengajar kan ketaqwaan dan keikhlasan didalam menjalani kehidupan,"kata Hanafi. 

 

Ketuapanitia Samsudin, tahun ini Yayasan Nurul Walidain ada peningkatan menambahkan satu hewan kurban.

 

"Alhamdulillah kita tahun ini nambah satu hewan qurban satu kambing dan disumbangkan ke SMPN 1 Ciampea," kata Samsudin.

Sementara salah seorang Guru Neti mengatakan, dirinya nya pun selalu menghimbau kepada para siswa-siswi Yayasan Nurul Walidain tentang makanan berkurban.

 

"Saya pun selalu ingatkan ketika di dalam kelas usai mengisi jam pelajaran bahwa pentingnya berkurban untuk mengajar kita tenang keikhlasan"pungkasnya. Akhtar